MATERI IPA KELAS VII SEMESTER 1 BAB 3 KLASIFIKASI MATERI DAN PERUBAHANNYA
MODUL-1
MODUL-1
A. Cara Mengklasifikasikan Materi
1. Klasifikasi Materi
2. Unsur, Senyawa, dan Campuran
a. Unsur
Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhanadengan proses kimia biasa.
Simbol unsur dibuat untuk memudahkan dalam penulisan nama unsur,
yaitu dengan cara menyingkatnya. Simbol unsur yang saat ini digunakan secara
internasional adalah simbol unsur yang diusulkan oleh Jöns Jacob Berzelius.
Cara pemberian lambang unsur menurut Berzelius adalah sebagai
berikut.
• Setiap unsur dilambangkan dengan satu huruf, yaitu huruf awal dari nama
latinnya.
• Huruf awal ditulis dengan huruf kapital atau huruf besar.
• Untuk unsur yang memiliki huruf awal sama, diberikan satu huruf kecil dari
nama unsur tersebut.
Contoh:
Karbon (nama latinnya Carbon), dilambangkan dengan (C), Kalsium (nama
latinnya Calsium) dilambangkan dengan (Ca).
b. Senyawa
Senyawa dapat diuraikan menjadi dua unsur atau lebih dengan proses kimia biasa.
c. Campuran
Campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih yang masih mempunyai
sifat zat asalnya.
Ringkasan
1. Materi berdasarkan wujudnya dikelompokkan menjadi zat padat, cair,
dan gas.
2. Berdasarkan susunannya, materi yang ada di alam diklasifikasikan
menjadi zat tunggal/murni (unsur, senyawa) , dan campuran.
3. Unsur adalah zat tunggal/murni yang tidak dapat diuraikan menjadi
zat-zat lain yang lebih sederhana dengan cara kimia.
4. Senyawa adalah zat tunggal/murni yang dapat diuraikan secara kimia
menjadi dua zat atau lebih.
5. Campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih
dan masih mempunyai sifat zat asalnya dengan tidak mempunyai
komposisi yang tetap.
6. Larutan adalah campuran yang homogen, tersusun atas zat terlarut
dan pelarut.
7. Prinsip pemisahan campuran didasarkan pada perbedaan sifat-sifat
fisis zat penyusunnya, seperti wujud zat, ukuran partikel, titik leleh,
titik didih, sifat magnetik, dan kelarutan.
8. Beberapa metode pemisahan campuran yang sering digunakan
antara lain penyaringan (filtrasi), sentrifugasi, sublimasi, kromatografi,
dan destilasi.
9. Perubahan fisika adalah perubahan zat yang tidak disertai dengan
terbentuknya zat baru.
10. Perubahan fisika meliputi menguap, mengembun, mencair, membeku,
menyublim, melarut, serta perubahan bentuk.
11. Perubahan kimia adalah perubahan zat yang dapat menghasilkan zat
baru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya.
12. Berlangsungnya perubahan kimia dapat diketahui dengan ciriciri
sebagai berikut.
• Terbentuknya zat baru
• Terbentuknya gas
• Terbentuknya endapan
• Terjadinya perubahan warna
• Terjadinya perubahan suhu
Sumber
Buku Siswa BSE Kemdikbud 2016




0 komentar:
Posting Komentar