Minggu, 28 Februari 2021

AKHIR KEHIDUPAN


 

AKHIR KEHIDUPAN

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Disetiap awal pasti akan ada akhir. Awal selalu memberikan suka cita dan harapan. Akhir biasanya penuh dengan air mata kesedihan. Apakah harus begitu? Tidak ada jawaban yang pasti. Jawaban yang diberikan akan sangat tergantung dengan apa, bagaimana dan siapa yang akan menjawabnya. Pengaruh, pengalaman dan jalan hidup yang dilalui setiap orang akan berbeda-beda. Kesemuanya akan membentuk diri menjadi yang sekarang ini. Pada saat ini ada sebagian kita baru mulai di awal, ada yang sudah setengah jalan bahkan ada yang sudah menuju pemberhentian terakhir. Apa yang kita rasakan saat ini tentu berharap akan terus hidup dengan sehat dan bahagia. Namun bukan begitu cara kerja hidup ini.

Pada posisi mana kita sekarang ini, hanya Tuhan yang tahu. Kita hanya bisa menduga, mungkin kita sudah setengah jalan tapi bisa jadi mungkin Tuhan berencana bahwa ini adalah permulaan, kita tidak pernah tahu. Jadi bagaimana kita harus bersikap? Ada baiknya kita sudah memikirkan akhir hidup kita. Agar kita lebih bijaksana dan berhati-hati dengan segala tindakan dan pilihan yang kita lakukan. Menyadari semua akan berakhir suatu saat nanti harusnya memberikan ketenangan hati, bahwa tidak ada di dunia ini yang abadi, jadi untuk apa kita menyombongkan diri dan serakah.

Menjalani kehidupan yang fana ini penuh dengan pilihan. Berbagai peristiwa kita lalui setiap hari, jiwa manusia penuh dengan keinginan tak berujung. Kepuasan yang sulit tercapai walau telah dilalui semua harapan. Selalu ada hal baru yang diinginkan hati walaupun kita telah mencapai puncak dunia. Itulah kodrat manusia. Namun hati miliki kita harus dilatih membumi. Mengikuti semua nafsu akan sangat melelahkan. Belajarlah untuk menguasai nafsu keinginan untuk mau lebih dan lebih lagi. Mulailah mengatakan cukuplah semua yang ada padaku untuk berbuat baik dan menabung amal kebaikan kepada orang lain.

Menghirup udara yang segar dan membuka mata melihat indahnya alam ciptaan Tuhan adalah anugerah yang selama ini kita nikmati. Manfaatkanlah sebaik-baiknya untuk berbuat baik bagi sesama. Waktu yang terbatas harusnya membuat kita berlomba-lomba untuk lebih baik lagi. Jangan sampai kehidupan yang berharga ini menjadi kesia-siaan belaka. Detik demi detik yang kita lalui sebaiknya memberikan kesempatan untuk kita benar-benar menikmati semua yang terjadi pada kita. Bisa saja hal baik, dapat pula hal yang buruk. Pilihan untuk selalu menjadi baik bagaimanapun peristiwanya. Kesadaran harus dimiliki bahwa semua kemewahan dan gemerlap dunia tidak akan kita bawa mati kecuali amal dan kebaikan.

Ketidakabadian memang sesuatu yang pasti. Akhir yang selayaknya dilalui dengan bahagia juga. Penuh rasa syukur dan terima kasih kepada semua yang telah terlibat dan menjadi bagian dari kehidupan kita. Tuhan sang pencipta sebaik-baiknya telah merancang kehidupan kita ini tanpa ada kesalahan sedikitpun. Menerima dan menjalani takdir dengan gembira penuh keberkahan. Akhir kehidupan dunia ini sesungguhnya awal dari perjalanan selanjutnya di alam kubur. Alam yang penuh kejujuran tanpa topeng.

Alam kubur seperti yang dijanjikan pada kitab suci penuh dengan keabadian. Segala apa yang kita miliki dan lakukan di alam dunia akan dimintai pertanggungjawaban. Baik dan buruknya akan diadili dengan seadil-adilnya tanpa ada kecurangan sedikitpun. Semua anggota tubuh adalah saksi yang tanpa perlu di sumpah sudah akan berkata jujur. Tidak ada yang bisa kita sembunyikan. Sungguh kita dalam kerugian jika berfikir masih bisa kita menutupinya.

Selagi masih ada nyawa dibadan mari kita perbanyak taubat mohon ampunan atas segala khilaf yang pernah kita lakukan. Taubat yang bersungguh-sungguh dengan tidak mengulangi lagi perbuatan dosa. Melatih diri terus berbuat baik dan menjadi orang baik walapun terkadang sulit karena situasi yang memaksa kita sehingga khilaf. Bersujud sebanyak-banyak sujud mohon penjagaan dan syukur atas segala nikmat yang telah diberikan.

Bab terakhir buku kehidupan kita haruslah dikenang dengan penuh ingatan baik. Peninggalan yang membuat orang ingat akan amal kebaikan kita. Semua khilaf semoga telah tertaubatkan. Semua ilmu semoga telah tersampaikan. Semua nikmat semoga telah tersyukurkan. Semua amal semoga telah tersampaikan. Mempersiapkan akhir kehidupan agar tidak ada penyesalan dan kerugian. Mengisi setiap hari hidup yang kita jalani dengan taubat, syukur dan amal baik yang kita lakukan. Semoga Allah memberkahi dan menjaga kita di dunia maupun di akhirat. Aamiin.

Jakarta, 28 Februari 2021.

Sabtu, 27 Februari 2021

SOCIETY 5.0


 SOCIETY 5.0

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530


Hidup yang beradap dan bermartabat menjadi impian. Tatanan kehidupan dimana semua menjadi terdata, tertata dan terhubung secara digital akan memberikan rasa baru menikmati hidup ini. Cara menjalani dan mengisi hidup yang sangat berbeda dengan saat ini. Robot dan kecerdasan buatan akan membantu kita menjalani kehidupan ini. Berbagai penemuan baru yang akarnya adalah digitalisasi dan kecerdasan buatan. Hal-hal yang dulu tidak pernah kita bayangkan akan hadir. Di masa yang akan datang kecanggihan teknologi tersebut akan menjadi bagian dari  kehidupan kita sehari-hari. Beberapa percontohan mulai dapat kita lihat, sebuah alat yang dapat kita ajak berkomunikasi dan melakukan apa yang kita mintakan sebagai asisten kita.

Komando berupa perintah suara akan ditanggapi dengan mencari jawaban akan pertanyaan kita. Asisten yang berupa robot dengan kecerdasan buatan seperti manusia. Selain memberikan dan menuruti apa yang diperintahkan robot ini pun dapat dijadikan teman untuk menghabiskan waktu bersama berbincang dan melakukan beberapa aktivitas. Walau saat ini bentuknya belum dapat memiliki aktivitas fisik yang aktif tapi semakin ke depan mungkin hal ini akan berubah seiring dengan perkembangan ilmu pegetahuan dibidang pemrograman yang begitu dinamis dan cepat.

Sumber daya manusia dan berbagai bahan media pendukung yang setiap hari tumbuh dan berkembang menjanjikan kehidupan masa depan yang semakin canggih akan terwujud lebih cepat. Persiapan diri menyambut tatanan kehidupan yang dibicarakan sebagai society 5.0 harus ada. Manusia harus mulai terbiasa jika nantinya akan hidup berdampingan atau bahkan tergantikan dengan robot berkecerdasan buatan ini. Keterbaruan akan memberikan pengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak yang timbul bisa saja baik tapi juga bisa tidak baik. Namun manusia dengan berbagai teori dan ilmu akan selalu menemukan cara untuk mengatasinya.

Relasi baru antara robot dengan manusia akan menimbulkan fenomena-fenomena baru. Belajar dari prediksi-prediksi yang ada, beberapa kemungkinan kita akan menjadi amat tergantung pada benda pintar itu. Berharap manusia akan tetap dapat memperhatikan keberadaanya yang harusnya lebih utama dibandingkan dengan ciptaannya. Jangan sampai alat yang kita buat menjadi bumerang yang akan menyerang balik ke diri kita. Kecanggihan era society 5.0 menuntut manusia lebih produktif dan kreatif karena akan banyak kegiatan yang sudah dibantu oleh robot berkecerdasan buatan ini, sehingga kita bisa fokus untuk berkarya.

Era masa depan menjanjikan banyak keuntungan dan penyelesaian dari berbagai persoalan sosial. Sumber daya manusia yang unggul menjadi prioritas agar dapat mengatur dan memanfaatkan robot dengan kecerdasan buatan ini. Karena dalam perkembangannya robot-robot ini bukanlah hanya seperti robot dalam gambaran kita yang ada selama ini, yaitu benda logam dengan bentuk seperti manusia yang bicara dan bergerak dengan kaku. Di masa yang akan datang bentuknya diprediksi sangat kecil, tipis dan ringan hanya seperti jam tangan tapi dengan kemampuan kecerdasan buatan yang luar biasa.  

Teknologi fisiknya akan berupa hologram yaitu gambaran 3 dimensi berbentuk bayangan dari cahaya yang dapat berwujud seperti mahluk aslinya. Wujud fisik yang seperti hadir asli tapi sebenarnya hanya proyeksi cahaya 3 dimensi menjadi asisten kita. Membantu dan mengatur segala hal yang perlu kita lakukan dapat diprogramkan pada asisten pintar ini. Dengan begitu kita hanya perlu pada hal-hal yang pokok dan penting saja karena sebagian pekerjaan kita akan dilakukan oleh asisten pintar ini.

Membayangkannya pastilah menyenangkan ya?sekarang dengan adanya handphone saja kita sudah sangat banyak terbantu. Kemudahan melakukan aktifitas secara daring sudah kita alami dan hal itu sangat menyenangkan. Terlebih nanti di masa depan era baru yang lebih canggih. Sudah pasti akan lebih dinamis, cepat, mudah dan tidak mengenal batas waktu dan wilayah. Kita hanya bisa berharap segala keterbaruan dan kecanggihan ini akan semakin membuat kita lebih bersyukur dan mendekatkan diri kepada sang pencipta karena diberikan kesempatan menggunakan ilmu Allah untuk kesejahteraan manusia. Sesungguhnya manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT.

 

Jakarta, 27 Februari 2021.

 

Jumat, 26 Februari 2021

AKSI-REAKSI

 

AKSI-REAKSI

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Hukum alam banyak mengajar kita bagaimana cara hidup. Bertahan hidup dengan segala kemampuan yang kita miliki. Hidup bersama dalam hubungan relasi yang saling memberi saling menerima. Dalam aturan alam semua mahluk akan bergantung kepada keberadaan hidup mahluk yang lainnya. Hubungan suci dimana takdir-Nya membuat kita tidak bisa hidup sendiri. Hadirnya mahluk hidup yang berelasi erat ternyata juga harus dipupuk oleh dukungan seluruh alam yang diam dan tak hidup. Kesunyian yang tenang tapi memberikan kehidupan.

Menikmati hangatnya matahari dan sejuknya udara seperti energi lembut tapi penuh kekuatan yang dahsyat. Perisai pelindung mahluk agar bisa terus menjaga kelangsungan hidupnya di bumi ini. Jutaan bahkan milyaran mahluk  saling terhubung pada sinar dan nafas yang satu. Jarak dan waktu memang berbeda tapi proses yang sama di sudut manapun pada belahan bumi manapun. Memberikan apa yang dipunya, mengambil apa yang diperlukan untuk kemudian mengolahnya menjadi bahan hidup agar tetap berlangsung kehidupan ini.

Kebersamaan yang hukumnya sama seperti aksi dan reaksi. Apa yang kita berikan akan sama dengan apa yang kita dapatkan. Hukum sederhana yang patut jadi renungan kita. Jika yang kita berikan adalah kebaikan maka kebaikan juga yang akan kita dapatkan. Alam mengajarkan kita bijaksana menjalani kehidupan. Berhati-hati dengan segala tindakan yang kita lakukan karena suatu saat nanti akan kembali berbalik kepada kita. Cara dan bentuk mungkin saja berbeda itu adalah kuasa Tuhan namun nilai tidak akan pernah keliru. Benar salah, baik buruk dan hitam putih pilihan yang menjadi warna dalam hidup. Semua pilihan yang kita ambil akan ada resiko yang timbul. Bertanggungjawablah dengan segala keputusan yang dibuat.

Alam tidak pernah berdusta dia akan jujur dengan apa yang dirasakan. Kejujurannya kadang membawa bencana bagi manusia. Manusia harus banyak berbenah diri menjaga selalu apa yang telah kita berikan padanya. Alam akan memberikan kembali apa yang telah kita lakukan dan berikan padanya. Jika kerusakan yang kita beri maka itu juga yang akan kita dapatkan dari alam. Seperti jika kita berikan pukulan pada seseorang sebagai suatu aksi maka tangan kita yang memukul juga akan mendapatkan reaksi yang besarnya sama dengan yang kita berikan. Semakin keras maka tangan kita pun akan semakin sakit rasanya.

Niat hati ingin memberikan rasa sakit pada orang lain tapi nyatanya tangan kita sendiri juga merasakan rasa sakit yang sama. Pelajaran dari alam yang penting. Sebagai manusia dengan akal fikiran yang lebih tinggi dari semua mahluk yang ada dibumi ini seharusnya kita mawasdiri dan selalu berlaku adil. Alam dan segala isinya adalah kekayaan kita yang harus kita jaga. Berkehidupan yang selaras dengan alam tanpa harus serakah dan memaksakan kehendak alam. Tidak ada cara atau pun jalan lain kecuali memprioritaskan kelestarian alam, bukan untuk kepentingan alam saja tapi untuk kita juga. Aksi-reaksi!

 

Jakarta, 26 Februari 2021.

Kamis, 25 Februari 2021

1+1

 

1+1

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Penjumlah, perkalian, pengurangan dan pembagian adalah dasar berhitung pada matematika. Konsep dasar yang menjadi roh untuk menguasai perhitungan dan menyelesaikan persoalan matematika. Menggunakan logika, simbol, tabel, grafik dan data juga harus dibiasakan agar dapat memanfaatkannya menjadi sebuah penyelesaian. Secara umum mendengar kata matematika kebanyakan orang tidak menyukainya, sulit, malas menghitung dan berbagai alasan lain yang akan muncul jika ditanya mengapa?Kebanyakan orang memang kurang tertarik pada matematika, namun suka tidak suka kita tidak bisa hidup tanpa matematika. Matematika secara filsafat diibaratkan sebagai ibunya ilmu.

Hampir setiap hari dalam kehidupan kita ada matematikanya. Banyak hal dalam kehidupan kita sehari-hari yang menggunakan matematika sebagai dasar berfikirnya. Seorang ibu yang memasak didapur perlu memperhitungkan jumlah bumbu yang akan ditambahkan ke dalam masakan. Memperkirakan jumlah bahan-bahan makanan yang harus disiapkan agar semua anggota keluarga dapat makan. Kepala keluarga dalam hal ini sang bapak juga perlu menghitung berapa banyak pendapatan dan pengeluaran uang setiap bulannya agar semua kebutuhan keluarga dapat terpenuhi. Para anak-anak juga perlu menghitung berapa kelereng yang dimiliki atau berapa banyak mainan boneka yang ada di keranjang main.

Dalam hidup kita pasti membutuhkan matematika, memang bukan hitungan integral atau kalkulus yang dipakai akan tetapi perhitungan dasar yang menjadi cara untuk mengatur agar semua pas dan sesuai dengan yang diharapkan. Penting sekali untuk tidak membenci matematika walaupun tidak juga harus menyukainya. Cukuplah menganggapnya sebagai kebutuhan yang memang perlu kita kuasai sebagai pegangan kita menjalanin kehidupan. Bagi sebagian orang yang diberkahi dengan kemampuan sangat mudah dan senang dengan angka-angka, perhitungan matematika beserta rumus-rumusnya adalah sesuatu yang menarik dan menyenangkan. Semakin meningkat tingkat kesukaran maka akan semakin menantang untuk ditemukan jawabannya.

Meramu matematika menjadi sebuah logika berfikir mencari solusi terhadap beberapa persoalan yang dihadapi. Memberikan dasar pelajaran matematika yang menyenangkan dan meninggalkan pengalaman belajar yang baik pada anak-anak diusia dini sangat penting. Pada saat inilah diperlukan metode dan cara belajar yang tepat. Memberikan paksaan dan keharusan menguasai materi hitung yang belum tepat pada usia dini akan membuat anak menjadi lebih tidak tertarik pada hal itu. Ekosistem dirancang untuk menjadikan kegiatan hitung menghitung sebagai suatu yang essensial tanpa perlu memaksakan. Anak harus merasa secara natural membutuhkan matematika dalam kehidupannya.

Ada banyak keuntungan jika seorang anak punya kesadaran akan perlunya memiliki keterampilan berhitung yang baik. Meningkatkan kepercayaan diri dan semangat akan menghadapi semua kesulitan yang ada. Punya dasar berfikir matematis membantu anak menata dan mengkalkulasi segala sesuatu yang ada dalam kegiatannya sehari-hari. Waktu akan digunakan dengan efektif karena anak telah memahami bagaimana konsep waktu. Ini hal bagus sehingga istilah jam karet bisa hilang karena anak akan selalu tepat waktu. Kebiasan baik yang dapat menjadikan anak mandiri dan menghargai waktu sesuai dengan karakter pelajar pancasila. Keren!

 

Jakarta, 25 Februari 2021.

 


Rabu, 24 Februari 2021

HOTS


 

HOTS

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Membiasakan berfikir secara kritis terhadap suatu persoalan melatih kita untuk mencari penyelesaian menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang  ada. Keterampilan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung pondasi awal yang harus dikuasai. Keterampilan dan kemampuan ini adalah literasi dasar minimal yang dapat menjadi cara untuk lanjut pada proses berfikir yang selanjutnya. Berfikir dengan tingkatkan kritis dan analisis harus menguasai dulu literasi dasar ini. Kombinasi keduanya dapat memaksimalkan semua potensi yang ada pada diri untuk mengatasi tantangan, hambatan dan persoalan dalam kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan dan masyarakat. Kemampuan dasar ini harus ditunjang oleh sebuah proses berfikir yang lebih tinggi dari sekedar mengingat, memahami dan mengaplikasikan pengetahuan yang telah dimiliki.

Suatu tatanan masyarakat yang telah mampu menggunakan cara berfikir kritis analisis akan relatif lebih stabil jika menghadapi suatu gejolak atau bersoalan. Lebih mengutamakan untuk mencari informasi yang benar, bersikap tenang, dan menghargai hukum yang berlaku. Masyarakat yang lebih banyak mengunakan akal fikirannya lebih dahulu daripada bertindak kasar dan main hakim sendiri. Kemampuannya untuk dapat menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah yang baru adalah ciri orang yang telah dapat berfikir kritis analisis. Masyarakat yang dipimpin atau memiliki banyak orang yang mampu berfikir kritis analisis akan lebih tertata dan rukun.

Perbedaan yang muncul dalam masyarakat akan menjadi bagian yang sangat dihargai dan dihormati sebagai kekayaan yang harus dijaga. Masyarakat dengan kemampuan menanggapi permasalah dengan dewasa dan fokus pada solusi maka dapat dipastikan berisi orang-orang yang mampu menggunakan cara berfikir dengan tingkatan yang tinggi. Menggunakan mental dan kognisi dengan level yang tinggi sehingga dapat menuju pada ditemukannya jalan keluar. Orang dengan kemampuan ini akan selalu berfikir dua kali sebelum mengambil keputusan, mempertimbangkan dan mengevalusi semua tindakan yang diambil.

Komunitas masyarakat ini akan sampai pada puncaknya saat berhasil menghasilkan karya bersama yang mencirikan daerah atau wilayah tersebut. Karya menjadi jati diri buah fikiran yang dihasilkan dari kumpulan orang-orang yang menggunakan cara berfikir pada level yang tinggi. Jika suatu komunitas telah berhasil sampai pada posisi ini maka keberhasilan dan kesuksesan bersama dapat diraih. Suatu contoh daerah yang memiliki masalah dengan banyaknya pertumbuhan tanaman enceng gondok. Hal ini menjadi masalah namun dengan digunakannya cara berfikir yang kritis analitis ditemukan solusi yang menguntungkan. Tumbuhan enceng gondok yang tadinya gulma diubah menjadi berbagai kerajinan tangan yang menarik. Karya kerajinan dengan berbagai produk yang dibutuhkan masyarakat memilliki nilai jual yang mendatangkan pendapatan pada masyarakat di sekitar wilayah tersebut.   

Berfikir tingkat tinggi harus melatih kita kritis dan selalu menganalisis persoalan yang dihadapi. Tindakan dan langkah selanjutnya harus dapat dievaluasi dan dinilai keberhasilanya. Kegagalan bisa saja terjadi. Namun begitu sebaiknya dicoba kembali menjadi jalan, berbekal pengalaman yang lalu. Sampai akhirnya akan lahir karya yang menjadi jalan menuju terselesaikannya persoalan yang kadang diikuti dengan munculnya nilai tambah. Nilai tambah yang muncul mungkin saja bukan nominal sejumlah uang. Banyak hal baik yang bisa mengikuti muncul dan membuat komunitas masyarakat di wilayah tersebut menjadi lebih baik lagi. Kebersamaan yang didasari pada saling percaya dan saling membutuhkan satu sama lainnya. Membangun diri dengan berfikir kritis analisis dan akhirnya tercipta masyarakat yang produktif.


Jakarta, 24 Februari 2021.

 

 

Selasa, 23 Februari 2021

BUDAYA BACA


 

BUDAYA BACA

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

Membangun sebuah budaya perlu waktu yang lama. Kebiasaan yang diwariskan secara turun temurun. Dilakukan sebagai kesepakatan bersama, yang diyakini menjadi sesuatu yang baik. Kegiatan menjalankan kehidupan sehari-hari dengan berbagai pernak-perniknya memberikan ciri khas suatu daerah. Semua orang yang tinggal disana tidak akan bertanya lagi mengapa harus begini atau begitu biasanya ya dilakukan karena memang dari dulu sudah dilakukan.

Membentuk kebiasaan bersama dalam sebuah negara perlu aturan yang mendukung. Bukan lagi sesuatu yang dihanya diwacanakan melainkan harus diatur. Program yang perlu distrategikan, dirancang agar berjalan dan menjadi bagian kehidupan masyarakat. Nilai-nilai baik yang akan dijadikan sebuah budaya bangsa haruslah yang memang sudah ada sehingga pendekatan akan pentingnya budaya tersebut lebih mudah untuk dilaksanakan. Dasar-dasar budaya yang berbeda-beda disetiap wilayah adalah suatu kearifan lokal yang bernilai tinggi.

Kearifan lokal yang bernilai nasional perlu dibudayakan menjadi karakter bangsa. Banyak nilai-nilai yang bisa kita temukan pada daerah yang berbeda namun sama dengan cara pendekatan sesuai dengan daerah masing-masing. Membaca salah satu yang sejak lama menjadi budaya di banyak daerah di negara ini. Hal ini dapat dilihat dari adanya peninggalan-peninggalan sejarah yang masih tersimpan berupa tulisan. Budaya menulis dan membaca sejatinya telah ada sejak lama. Menjadi tersendat karena penjajahan yang terjadi. Menulis dan membaca bukan menjadi hal yang begitu penting selain bertahan hidup.

Catatan sejarah akhirnya melahirkan para pahlawan yang memperjuangkan pentingnya kemampuan menulis dan membaca. Melawan kebodohan dengan perjuangan bukan hanya dengan pertempuran fisik tapi juga perlawanan dengan kemampuan berpolitik dan berdiplomasi. Kepandaian berkomunikasi dan bersiasat dengan bangsa-bangsa lain memperjuangkan kemerdekaan negara kita. Pertempuran yang bukan hanya di medan perang tapi juga di meja-meja perundingan. Menulis dan membaca menjadi penting membela negara kita. Terbukti dengan perjuangan itu akhirnya kemerdekaan dapat kita raih.

Menulis dan membaca telah terbukti memberikan peran yang penting terhadap lahirnya negara kita. Saat ini untuk mengisi kemerdekaan kita juga harus membudayakan kembali menulis dan membaca. Mengangkat harkat dan martabat bangsa dengan melakukan prestasi-prestasi yang gemilang di mata dunia. Budaya menulis dan membaca perlu untuk terus dilestarikan. Generasi penerus bangsa harusnya menyadari pentingkan kedua hal ini. Jangan hanya menjadi penonton dan penikmat hasil produk-produk negara asing. Kita harus ikut serta menjadi pemain di rancah mancanegara sebagai penghasil karya yang layak untuk dijual.

Program wajib belajar dari 9 tahun yang kemudian lanjut menjadi 12 tahun dulu mungkin salah satu media untuk menjadikan masyarakat punya kemampuan baca dan tulis yang lebih baik lagi. Program-program lain yang saat ini banyak dirancang pemerintah juga nampaknya akan membentuk generasi baru yang sadar akan pentingnya membaca dan menulis. Kemampuan dasar yang akan menjadi modal untuk menjelajah dan menemukan hal-hal yang baru. Informasi yang bertebaran dimana-mana harus dapat dibaca dan dihubungkan guna menjadi solusi terhadap suatu persoalan.

Kemampuan membaca situasi sekarang ini akan melahirkan banyak peluang sukses. Membaca yang bukan hanya tulisan tapi segala sesuatu yang berkembang dan terjadi saat ini. Era baru digitalisasi memerlukan kemampuan untuk membaca peluang dengan berkolaborasi dan berkomunikasi dengan orang-orang yang kompeten dibidangnya masing-masing. Sepertinya perlu kita ulang kembali sejarah menjadikan membaca sebagai penyelamat negara ini. Melahirkan kembali pahlawan-pahlawan yang menjadikan bangsa kita maju dan sejahtera.  


Jakarta, 23 Februari 2021.

Senin, 22 Februari 2021

CATAT!


 

CATAT!

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Catat ya anak-anak! Begitu dulu arahan bapak atau ibu guru di kelas. Proses belajar yang dilakukan peserta didik dengan menulis hal-hal yang dianggap penting dan perlu oleh guru kita. Proses ini dianggap perlu agar tulisan peserta didik menjadi lebih bagus. Diharapkan juga peserta didik akan lebih mudah ingat dengan hal-hal telah ditulisnya. Mengulang-ulang hal-hal yang perlu diingat akan memberikan rekaman memori yang diharapkan saat nanti ditanyakan pada saat ujian atau ulangan akan mudah diingat kembali. Mencatat untuk melawan lupa, serta memperdalam ingatan. Namun banyaknya tulisan yang harus di catat membuat peserta didik lelah dan kadang malas untuk melakukannya. Ada baiknya catatan dibuat ringkas dengan menggaris bawahi hal yang penting-penting saja.

Proses mencatat memang efektif untuk memberikan ingatan pada hal-hal penting yang perlu ingat. Keterbatasan memori dan banyaknya beban kegiatan serta peristiwa membuat kita mudah luput dan lupa. Mencatat dapat membantu kita mengorganisir, mengatur dan merapihkan semua hal yang perlu kita lakukan. Membiasakan membuat catatan adalah hal yang baik. Hal-hal yang telah di catat akan memudahkan kita untuk meninjau kembali atau mengurutkan mana yang sudah dilakukan dan mana hal yang belum dilakukan. Membuat catatan jika sudah biasa dilakukan maka akan menjadi kebiasaan yang baik.

Mencatat dilakukan menggunakan buku tulis jika untuk catatan belajar peserta didik. Catatan untuk kegiatan sehari-hari atau hasil rapat para pekerja biasa menggunakan buku agenda atau note book kecil. Catatan dilengkapi dengan waktu dan tanggal sebagai hal penting yang juga harus dituliskan. Sekarang catatan mulai berubah menggunakan gawai dengan bantuan berbagai aplikasi yang memang dibuat untuk memudahkan proses mencatat suatu kegiatan. Dengan menggunakan bantuan gawai mencatat lebih rapih dan mudah sekali karena ada fitur-fitur pendukungnya. Catatan pada gawai dapat diberikan alarm pengingat yang akan berbunyi mengingatkan kapan waktu kita harus melakukan suatu kegiatan.  

Mencatat dengan gawai juga terbantu dengan bantuan merubah suara menjadi tulisan. Jadi kita cukup merekam hal yang ingin di catat, komputer pada gawai akan otomatis menuliskan apa-apa yang direkam tersebut tanpa kita perlu menulis satu katapun. Sangat canggih bukan?Kelebihan lainnya kita juga dapat membaca kembali catatan kita hanya dengan mendengarkan. Gawai juga menyediakan layanan merubah tulisan kita menjadi suara. Catatan yang telah kita buat akan di baca oleh komputer gawai dengan suara yang dapat kita pilih bisa menggunakan suara perempuan atau suara laki-laki. Mengatur catatan mana yang akan di baca pada gawai menentukan suara yang akan kita dengarkan dan kita bisa mengerjakan hal lain sambil mendengarkan komputer gawai membacakan catatan kita.  

Catatan yang kita buat apapun tujuan dan caranya akan sangat berguna. Memberikan kebiasaan untuk menulis walaupun hanya berupa catatan kegiatan, namun pada akhir tahun kita dapat melihat kembali semua hal yang telah kita lakukan. Dari sana akan bisa diketahui seberapa produkif hari-hari yang telah kita lalui. Catatan juga membuat kita dapat melihat kegiatan apa yang belum sempat terlaksana atau tertunda. Memperbaiki catatan hidup kita agar menjadi lebih baik lagi ke depannya. Berbagi dan membantu sesama apakah sudah menjadi agenda rutin yang selalu ada di catatan kita? Sejatinya ada sang pencatat, apa yang telah kiat perbuat seumur hidup ini. Catatan yang tidak bisa dikurangi atau dilebihkan. Catatan amal perbuatan semasa hidup yang akan dibacakan di hari perhitungan nanti. Ada baiknya kita mulai menabung catatan kebaikan agar lebih banyak jumlahnya dari catatan kekhilafan yang telah kita lakukan. Ayo catat!

Jakarta, 22 Februari 2021.

Minggu, 21 Februari 2021

HIDUP BERMAKNA


 

HIDUP BERMAKNA

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Hidup hanya sekali begitu kata orang. Memang benar tapi apa selanjutnya?haruskan jadi bersenang-senanglah atau maka jadilah orang yang bermanfaat?Jatah hidup kita memang sama, semua hanya sekali tapi bagaimana kita mengisi dan menjalaninya menjadi hak pilihan kita sendiri. Berapa lama waktu yang dapat kita jalani menjadi misteri sang pemilik hidup ini. Kita hanya dapat menentukan apa yang mau kita lakukan dalam hidup ini. Kesempatan besar karena kita bisa menjadi apapun dan meraih kejayaan setinggi yang kita inginkan, jika kita bersungguh-sungguh berusaha.

Oleh siapa, keturunan siapa, dan bagaimana kita dilahirkan bukan pilihan yang dapat kita pilih. Semua menjadi takdir yang kuasa. Menerima dan berdamai dengan apa yang sudah diberikan kepada kita menjadikan kita orang yang ikhlas. Namun begitu jangan sekalipun kita menyerah untuk berusaha mengubah jalan hidup menjadi lebih baik. Jika kelahiran kita bukan pilihan maka bagaimana kita akan hidup kitalah yang menentukan. Walau orangtua kita bukan orang kaya yang sukses bukan berarti kita sebagai anak keturunannya juga begitu. Jika ada usaha dan semangat juang, kesuksesan dan kemakmuran bisa kita peroleh.

Percaya akan diri sendiri adalah modal yang utama. Meyakini bahwa yang kuasa telah memberikan semua kemampuan pada dalam diri. Kita hanya perlu melatih dan mengasahnya agar menjadi keterampilan yang membantu kita menjadi lebih baik menjalani kehidupan. Membaca sejarah kehidupan orang-orang milyarder dan konglomerat tidak semuanya langsung senang. Tapi ada juga yang memulai dari nol bahkan dari minus. Namun perjuangan, pantang menyerah dan usaha yang gigih membuat mereka berhasil. Tidak ada keberhasilan yang datang tiba-tiba tanpa usaha dan doa. Semua perlu waktu dan proses, bertahan jangan sampai tergoda mencari jalan pintas yang tidak baik, harus kita lakukan karena godaan pasti ada. Jika keberhasilan dilakukan dengan cara yang salah maka apa yang kita dapat akan menjadi bencana pada akhirnya.

Keberhasilan pada akhirnya akan membuat orang mencari makna kehidupan. Banyak orang sukses yang akhirnya melakukan kegiatan sosial menyumbangkan hartanya untuk beramal membantu sesama. Karena menolong orang lain yang membutuhkan ternyata lebih membahagiakan dari pada membahagiakan diri sendiri dengan kenikmatan semu duniawi. Kesusahan orang lain dapat hilang dengan bantuan kita membuat diri menjadi lebih bermakna, punya andil dalam menolong hidup seseorang. Diakui keberadaan kita oleh orang lain membuat hidup ini berarti.

Saling tolong menolong itu yang menjadi budaya masyarakat Indonesia. Bersedekah itu yang diajarkan oleh agama sebagai tuntunan. Menjalani hidup penuh dengan kebaikan yang walaupun kecil dan sedikit tapi berkah untuk semua. Memberikan kedamaian dimanapun kita berada dengan selalu bersikap ramah dan tenang. Gejolak dan naik turun hidup pasti ada namun bersabar menjalani ujian dan cobaan dengan keyakinan bahwa kita pasti bisa melewatinya nanti. Menikmati hidup dengan selalu berprasangka baik atas apapun yang terjadi pada diri kita. Terkadang hal yang menyakitkan dapat memberikan pengalaman yang berguna bagi diri sendiri agar lebih baik lagi di masa yang akan datang.  

Hidup yang telah diberikan oleh sang pencipta wajib kita syukuri dengan berkarya dan berusaha di jalan yang diridoi oleh-Nya. Berbuat sebaik mungkin agar hidup ini memiliki arti bagi sesama. Diakhir nanti semua yang kita lakukan akan menjadi penolong di akhirat nanti. Harta benda, jabatan dan ketenaran semua tidak akan ada artinya jika hanya dinikmati sendiri tanpa berbagi. Mari maksimalkan semua yang bisa kita berikan sebagai amalan baik. Hal yang paling sederhana adalah memberikan senyuman kepada siapapun yang kita temui. Senyum dulu yuk!

Jakarta, 21 Februari 2021.

 

 

Sabtu, 20 Februari 2021

APLIKASI


 

APLIKASI

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

Komputer telah mengalami evolusi dari awal terciptanya dahulu. Dari segi ukuran dulu komputer memiliki ukuran yang sangat besar, sampai sekarang bisa digenggaman tangan bahkan mini seukuran jam tangan. Dari segi komponen dasarnya juga berubah mulai dari teknologi tabung vakum, transistor, integrated circuit, microprosesor hingga sekarang menjadi teknologi kecerdasan buatan. Kinerja komputer juga meningkat dari yang tadinya lambat menjadi semakin cepat dan canggih. Perangkat yang saat ini membuat kita amat tergantung padanya. Kemampuannya dapat diprogram sesuai dengan keperluan dan kebutuhan. Pekerjaan yang tadinya sulit menjadi mudah dan cepat.

Komputer yang ada sekarang membantu banyak keperluan kita. Dukungan banyak produk-produk aplikasi yang bermunculan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Mulai keperluan pribadi, pekerjaan, hiburan sampai kehidupan sosial kita sekarang banyak menggunakan aplikasi komputer. Para pengembang aplikasi berlomba-lomba menciptakan media yang menarik dan dibutuhkan banyak orang. Bahasa coding (pemrograman) dan berpikir komputasional ilmu baru yang berkembang menjadi suatu dasar untuk mencipta aplikasi baru. Perubahan cara generasi sekarang menjalani kehidupan sangat dipengaruhi dengan berkembangnya aplikasi-aplikasi komputer. Pekerjaan yang ada dulu beberapa mulai berguguran dan tidak dibutuhkan lagi. Pekerjaan yang dulunya tidak ada sekarang banyak bermunculan, kedepan akan banyak lagi pekerjaan yang dulunya tidak ada menjadi ada karena aplikasi yang baru diciptakan.

Aplikasi-aplikasi yang ada memberikan pengalaman baru bagi manusia untuk lebih kreatif, ekspresif dan terbuka dengan orang lain. Masa depan kita memang akan sangat berbeda dengan saat ini apa lagi masa lalu. Kemampuan kita untuk mengikuti perkembangan zaman diperlukan agar dapat menikmati kecanggihan zaman. Generasi yang akan datang, anak-anak kita harus dibekali kemampuan untuk dapat berfikir dan bertindak sesuai tuntutan zaman. Literasi, numerasi dan keterampilan-keterampilan abad -21 harus dilatihkan. Karakter yang kuat juga diperlukan agar dapat berkolaborasi, berkomunikasi dan mengembangkan diri dengan masyarakat global dunia.

Aplikasi menjadi suatu peluang untuk dapat menguasai dunia. Karena aplikasi tidak berbatas waktu dan wilayah. Semua orang dari seluruh penjuru dunia dapat bertemu, berbagi dan bersama-sama menggunakan suatu aplikasi yang sama. Peluang-peluang terbuka, bukan hanya sebagai pengguna tapi juga sebagai pembuat aplikasi. Dunia menjadi lebih kecil dan mudah untuk dijangkau. Kesempatan menjadi terkenal bisa saja terjadi dalam hitungan detik. Keunikan, sesuatu yang berbeda dan baru menarik perhatian dan dapat menjadi viral istilah sekarang yang menandakan terkenal dengan cepat atau trending yang menandakan menjadi terkenal dibandingkan konten yang lainnya.

Bijaksana menggunakan dan memilih aplikasi juga diperlukan terutama untuk anak-anak generasi penerus. Tidak semua aplikasi punya maksud dan tujuan yang baik. Beberapa aplikasi bisa memberikan pengaruh yang buruk dan mengajarkan kebiasaan yang tidak baik. Bimbingan dan pengawasan  orangtua diperlukan untuk anak-anak. Aplikasi memberikan kemudahan dan peluang untuk lebih baik. Melatih diri untuk dapat melihat peluang yang ada sehingga dapat mengambil keuntungan baik secara moril maupun materil dari aplikasi yang kita gunakan. Semata-mata untuk meningkatkan martabat hidup kita.

Jakarta, 20 Februari 2021.

 

Jumat, 19 Februari 2021

RAYA


RAYA

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Alam semesta yang raya ini penuh dengan keindahan. Bentuk topografinya yang megah dengan keelokan sangat mempesona. Seperti lukisan maha karya sang pencipta jagat ini. Manusia berjalan di muka bumi sebagai khalifah yang merawat dan menjaga. Meneruskan kehidupan para pendahulu penghuni bumi. Mengambil yang bermanfaat dengan usaha keras tanpa memberikan luka dan kerusakan pada bumi ini. Tangan kecil yang perkasa dengan ilmu yang mencipta karya, melawan keras dan derasnya alam. Melakukan semua yang akal tak terima tapi jadi nyata. Gedung menjulang tinggi, jalan berkelok, bertingkat sampai arsitektur nan megah bukti keajaiban dunia menjadi saksi bisu unggulnya karya cipta manusia.

Manusia memenuhi bumi dengan raya yang gempita. Mereproduksi diri menjadi berlipat dan beraneka. Riuh dan ramai raganya menempati ruang yang ada. Membentuk kawasan tinggal yang penuh dengan drama dan cerita. Menghidup udara yang tak lagi segar dengan tambahan bahan berbahaya yang juga hasil karya ulahnya. Mencoba segala cara agar dapat menikmati dan bergembira di muka bumi. Alam bukan lagi tantangan, para penghuni bumi ini terlalu cerdik untuk bisa diberikan rasa takut. Mereka akan terus bertahan walau dengan luka dan sakitnya. Kemampuanya mencari solusi akan masalah yang ada jadi modal utama untuk bisa bertahan di bumi ini.

Tumbuhan teman sejati manusia. Tumbuhan dan manusia saling berhutang dan melunasi nafas. Keduanya bertukar gas setiap harinya sebagai bentuk relasi yang sehidup semati yang setia tidak bisa dipisahkan. Ketergantungan akan kebersamaan yang selamanya tak akan berpisah. Nafas manusia yang diberikan oleh hijaunya tumbuhan secara cuma-cuma. Begitu juga sebaliknya helaan nafas manusia yang menjadikan energi kehidupan bagi tumbuhan. Proses sinergi yang saling menguntungkan dan membutuhkan.

Hewan dan manusia berlari kesana dan kemari, menari menikmati bumi yang luas ini. Hewan yang memberikan energi pada manusia. Hewan dirawat dengan janji akan nikmatnya dipiring saji. Memberikan aroma yang membangkitkan nafsu. Melahapnya menjadi nikmat lidah sesaat dan penenang raga yang lapar. Hewan membantu mengganti dan membangun sel-sel manusia yang telah mati. Kepergiannya memberikan kelahiran baru bagi sel tubuh manusia. Hewan juga menjadi sahabat menemani hidup manusia, dipelihara dengan kasih dan cinta. Teman yang setia tanpa banyak bicara dan berdusta. Perannya yang ganda menjadikan posisinya penting bagi manusia.

Jagat raya yang penuh rasa dan karsa, tempat mahluk saling bercengkrama. Memberikan cinta yang kadang buta. Memusnahkan karena cinta dan menghidupkan juga karena cinta. Cinta yang tidak selalu setia, kadang sesaat namun bermakna. Cinta yang istimewa namun juga merana. Begitu adanya kehidupan raya mahluk di bumi ini penuh warna warni. Relasi yang menghubungkan penuh janji dan pengorbanan agar kehidupan terus berjalan dengan semestinya. Dimakan dan memakan sebagai transfer energi antar mahluk seperti jaring-jaring makanan yang terhubung karena hasrat untuk bertahan hidup.

 

Jakarta, 19 Februari 2021.

Kamis, 18 Februari 2021

MEMBANDINGKAN (AKU BUKAN DIA)


 

MEMBANDINGKAN (AKU BUKAN DIA)

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Membandingkan biasanya dilakukan pada dua hal yang dipadukan jika ingin diketahui persamaan, perbedaan, selisih atau nilainya. Menyandingkan dua hal yang berbeda bisa menjadi baik tapi bisa juga menjadi tidak baik. Ada beberapa hal yang memang tidak  boleh dibandingkan karena akan memberikan pengaruh yang kurang baik bagi salah satu atau keduanya. Namun ada juga beberapa hal yang memang harus dibandingkan agar terjadi peningkatan dan perbaikan kedepannya.

Mengukur adalah kegiatan sehari-hari yang dilakukan dengan membandingkan alat ukur dengan benda yang akan diukur dengan satuan tertentu sehingga akan diperoleh nilai hasil pengukuran. Kegiatan membandingkan ini nampaknya suatu yang penting dan perlu untuk dilakukan agar kita dapat mengetahui serta menggunakan data hasil pengukuran. Pengukuran yang baku menggunakan alat ukur dengan satuan dan ketelitian yang universal dan terstandar.

Menimbang benda-benda dengan nilai jual tinggi perlu alat ukur yang baik agar nilai ekomonisnya tidak dirugikan. Membeli emas haruslah diukur dengan teliti berapa berat emas tersebut karena nilai rupiah emas dihargai sangat tinggi. Mengukur untuk kebutuhan sehari-hari yang tidak membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi bisa dilakukan dengan alat ukur dan satuan yang tidak baku. Membuat teh manis ukuran takaran banyaknya gula kita gunakan beberapa sendok makan saja sesuai keinginan kadar manisnya.

Hasil evaluasi tahunan suatu organisasi memang perlu untuk dilihat sebagai bahan masukan dan perbaikan di masa yang akan datang. Mencari strategi dan metode yang baru dari data tahun-tahun yang lalu. Melihat kembali, meningkatkan lagi sumber daya yang ada agar tahun depan menjadi lebih meningkat kinerja dan etos kerjanya. Membandingkan hasil kerja sebelumnya dapat memberikan gambaran dimana posisi kita sekarang. Naik, turun atau diam di tempat bisa saja terjadi, itulah pentingnya melihat yang lalu. Ke depannya kita bisa merencanakan agar ada perubahan yang lebih baik.

Semua punya waktu masing-masing untuk mekar dan matang. Buah-buahan punya musim yang berbeda-beda untuk berbuah. Bahkan buah pada satu pohon tidak sama matangnya. Semua ada waktunya masing-masing untuk masak. Bunga yang indah juga mekar dengan waktu yang berbeda-beda, ada satu yang mulai layu ada yang lain baru mulai mekar kuncupnya. Setiap mahluk punya cara dan keunikan sendiri-sendiri untuk hidup, bukan sesuatu yang tepat untuk dibandingkan satu dengan lainnya. Hargailah hidup dengan menikmati proses yang terjadi secara natural. Bukan dengan paksaan atau tekanan untuk seperti yang lainnya dengan segala cara.

Sesuatu punya nilai jika dibandingkan tapi tidak dengan hidup. Setiap mahluk punya energi yang berbeda untuk digunakan dalam mempertahankan hidupnya. Seorang manusia tidak mungkin sama, bahkan jika kembar identik sekalipun. Mereka akan memiliki caranya masing-masing menghadapi tantangan kehidupan. Ada yang cepat, lambat, pandai, kurang pandai, cantik, unik, kuat atau lemah. Membandingkan pertumbuhan dan perkembangan anak manusia tidak boleh dilakukan. Mereka akan selalu berbeda karena banyak hal yang membuatnya seperti itu.

Bakat, minat dan kecintaan pada sesuatu setiap orang berbeda. Ada yang suka musik, tari, nyanyi atau gambar. Perbedaan ini membuat daya reaksi yang berbeda pula jika ada aksi yang mendatanginya. Anak pandai akan terpacu jika diberikan tes ujian. Anak yang suka menari akan kegirangan jika diberikan koreografi gerakan tari yang menantang. Membandingkan keduanya tidak akan memberikan manfaat apa-apa selain keputusasaan belaka. Membuat menderita karena mereka memang tak sama. Melihat mana yang lebih baik, mana yang buruk tidaklah bijaksana. Cukuplah melihat mereka berbeda sebagai kelebihan masing-masing. Biarlah mereka membina diri dengan penuh kebahagiaan dalam keistimewaannya masing-masing. Toh hidup hanya sekali harus bahagia dan memberikan yang terbaik dari diri kita. Aku bangga jadi diri sendiri!

 

Jakarta, 18 Februari 2021.

Rabu, 17 Februari 2021

GOAL

 

GOAL

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

Keberhasilan akan diperoleh jika kita telah mendapatkan apa yang diinginkan. Ada rasa bahagia jika kita berhasil meraih sesuatu. Hasrat manusia pasti ada serakahnya menginginkan yang terbanyak, terbaik, terbagus dan masih banyak “ter” lainnya. Hal ini belum tentu menjadi negatif loh!. Semua tergantung bagaimana kita mengaturnya. Keinginan kita akan menjadi motor untuk kita bergerak maju. Motivasi seseorang seperti bahan bakar yang memberikan energi kepada kita. Jika itu sudah kita miliki tinggal diperlukan nahkoda yang akan membawa kapal ini melaju, melambat atau bisa jadi malah sandar di dermaga. Seni menyeimbangkan antara ambisi dan kemampuan menahan diri diperlukan agar kapal dapat berlayar dengan aman dan tenang. Manusia yang memiliki ambisi akan selalu berenergi karena ada tujuan atau goal yang harus diraih.

Goal membuat arah dan menetapkan garis finish keberhasilan. Hal ini baik membuat kita mempunyai goal yang akan di capai. Strategi, usaha dan kerja keras akan kita lakukan agar mencapai goal. Semua potensi dan kemampuan kita olah dan keluarkan agar dapat sampai goal. Memberdayakan diri dengan banyak kegiatan, keterampilan yang dapat menjadikan kelebihan kita dibanding orang lain. Goal yang akan kita raih harus ditetapkan dengan maksud agar terlaksana bukan hanya impian yang tidak akan jadi nyata. Untuk itu goal harus realistis serta terukur sesuai dengan kemampuan kita.

Berkolaborasi dengan orang lain juga dapat dilakukan agar goal dapat diwujudkan. Namun begitu jangan sampai goal kita menghalalkan segala cara dan memanfaatkan orang lain atau bahkan menjatuhannya. Goal yang berubah menjadi ambisi agaknya berbahaya dan tidak akan menjadi berkah. Goal bisa saja tercapai tapi orang-orang yang kita sakiti akan selalu ingat perbuatan kita padanya. Memperoleh sesuatu dengan cara curang seperti itu tidak akan memberikan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Goal yang kita raih bersama-sama dengan kolaborasi rekan dan sejawat akan lebih indah karena kebahagiaannya juga menjadi berlipat ganda. Meminta bantuan orang lain sah-sah saja dilakukan agar bisa berkembang bersama. Tidak dapat dipungkiri bahwa kita membutuhkan orang lain untuk hidup. Kebersamaan dengan orang lain akan menjadi bermakna dan harmonis jika dibangun dengan niat dan goal yang saling mendukung, menolong serta membantu. Saling percaya bahwa kita dapat mencapai goal bersama-sama tanpa saling berebut, iri dan jahat.

Memberikan batasan waktu juga diperlukan kapan goal kita akan terwujud. Semua itu dengan maksud supaya segera kita bergerak dan membuat kembali goal-goal yang baru. Jangan berhenti jika satu goal terlaksana, segera tetapkan lagi goal baru. Terus begitu bergerak maju. Goal yang tidak juga terwujud harus kita fikirkan kembali, apa yang salah?mengapa belum sampai juga?haruskan mencari alternatif lain yang lebih memungkinkan?. Evaluasi diri agaknya setiap tahun perlu dilakukan. Memberikan kesempatan diri untuk terus bergerak walau lambat tidak apa-apa tapi jangan sampai berhenti. Masih banyak goal-goal lain yang bisa kita pilih untuk menantang diri sendiri berusaha mengembangkan diri agar dapat mencapainya. Memberikan diri sendiri kesempatan untuk terus di upgrade menjadi manusia yang lebih kekinian.

 

Jakarta, 17 Februari 2021.  

 


Selasa, 16 Februari 2021

MEMBACA UNTUK SEMUA


 

MEMBACA UNTUK SEMUA

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

Membaca itu sangat penting untuk kita semua. Membaca membuka jendela dunia. Sejak usia dini pengenalan huruf sebagai dasar untuk membaca sudah dilakukan. Anak-anak usia dini diperkenalkan dengan huruf alfabet dengan cara bermain dan bernyanyi. Walaupun belum waktu yang tepat memperkenalkan cara membaca pada usia ini namun sepertinya hal ini tak bisa dihindari. Para orangtua seperti berlomba-lomba menginginkan putra dan putrinya segera dapat membaca. Bahkan ada yang sampai didaftarkan les membaca.

Saat ini mulai berkembang berbagai metode dan cara agar anak lebih mudah dan cepat dapat membaca. Untuk anak usia dini sangat penting memberikan pengalaman belajar membaca yang menyenangkan. Tidak memaksa dan menyesuaikan dengan kesukaan dan kebiasaan anak adalah pillihan yang bijaksana. Memberikan pondasi awal membaca yang seru akan membuat kenangan membaca baik sehingga kecintaan akan membaca dapat ditanamkan.

Pengenalan huruf, kata dan akhirnya menjadi kalimat perlu proses yang panjang. Membaca untuk manusia normal sudah penuh tantangan, bagaimana untuk para disabilitas? Anak-anak istimewa yang mempunya beberapa kekurangan pada fisiknya. Anak yang tidak dapat melihat atau tunanetra bagaimana mereka membaca? Mereka membaca menggunakan huruf Braille. Huruf Braille diciptakan oleh seorang yang awalnya bisa melihat namun karena suatu kecelakaan Louis Braille menjadi tidak dapat melihat.

Huruf ini dulunya digunakan sebagai sandi oleh para tentara agar bisa membaca dan kegelapan juga. Huruf Braille ini berupa simbol yang dilambangkan menjadi suatu huruf, angka atau tanda baca. Simbol yang berupa titik-titik yang tersusun menonjol keatas sehingga dapat teraba oleh ujung-ujung jari. Titik-titik yang khas ini dapat terbaca melalui rabaan ujung-ujung jari. Kuasa Tuhan dengan kekurangan ada kelebihan yang mereka miliki, indra mereka yang lain menjadi lebih baik dan sensitif sehingga dapat digunakan untuk kegiatan membaca. Bukan hanya bacaan biasa saja namun sekarang sudah juga dibuat kitab-kitab suci seperti Al-quran menggunakan huruf ini. Membaca juga merupakan hak yang bisa dimiliki oleh semua orang, dengan berbagai cara manusia akan mencari cara bagaimana agar dapat mendapatkan ilmu pengetahuan dengan membaca.

Membaca dahulu kala adalah keistimewaan yang sangat langka, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk dapat belajar membaca. Karena begitu pentingnya membaca maka para penjajah tidak menginginkan manusia Indonesia maju. Banyak masyarakat Indonesia yang buta huruf. Pemerintah sempat membuat program memberantas buka huruf. Ibu-ibu dan bapak-bapak bahkan kakek dan nenek pun diajarkan cara membaca melalui program ini. Hasilnya cukup baik semakin banyak rakyat sudah dapat membaca. Namun yang terpenting adalah kesadaran akan pentingnya membaca harus tertanam agar tidak ada satupun rakyat yang tidak bisa membaca. Tidak boleh hal seperti ini terulang kembali. Kita saling waspada dan mengingatkan bahwa membaca adalah hal penting yang harus dikuasai oleh semua orang. Membaca dapat menjaga, membaca dapat melindungi, membaca dapat membebaskan, membaca dapat membahagiakan.

 

Jakarta, 16 Februari 2021.

 

Senin, 15 Februari 2021

NULIS LAGI YUK!


MENULIS LAGI YUK!

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 Menulis karena harus menulis. Dipaksa? Iya. Awal perkenalan dengan tulis menulis pastinya karena diberi tugas oleh bapak atau ibu guru di sekolah. Tugas untuk membuat karangan atau membuat rangkuman. Pelajaran bahasa Indonesia biasanya akrab dengan kegiatan ini. Menulis makalah, karya tulis, tugas akhir, syarat untuk kenaikan pangkat atau kelulusan. Namun seiring dengan berjalannya waktu hasrat diri akan mulai menyaring siapa yang bertahan untuk lanjut menulis sesuai dengan minat, bakat, panggilan jiwa, siapa yang terhempas dan lupa akan menulis.

Menulis memang perlu niat. Kebanyakan akan mundur jika bukan karena kewajiban atau persyaratan. Namun ada juga yang merasakan kehampaan jika tidak menulis. Kepuasan hati yang tidak bisa dikatakan jika telah berhasil menuangkan semua ide dan rasa yang ada dikepala menjadi tulisan. Seperti terapi yang membebaskan resah dan gelisah jiwa dengan untaian huruf serta kata yang tersurat. Energi yang tercurah menghasilkan karya tulisan seperti tidak terasa mengalir begitu saja tanpa lelah.

Menulis merupakan salah satu media berekspresi, marah, sedih, senang dapat kita tulis. Seni tulis menulis memberikan ruang untuk menyampaikan fakta, cerita, protes dan khayalan dengan berbagai pilihan gaya bahasa. Bisa dengan kiasan atau sindiran, puisi atau prosa. Beraneka cara menulis dengan tatanan baku karya ilmiah yang metodologis atau ringan jenaka dengan anekdot-anekdot lucu yang menggelitik. Menulis dapat dipelajari, yang terpenting menulis dapat dilatih. Menyukai tulis menulis adalah modal dasar untuk dapat menghasilkan sebuah karya tulisan. Menulis membebaskan jiwa. Memberikan nafas yang kadang tersendat karena batasan norma.

Menulis bisa juga berbahaya karena tempat dan kata yang tidak bijaksana. Menulis status pada media sosial sudah sering kali menjadi bumerang bagi si penulis. Membawa bencana karena dianggap melanggar hukum. Menulis sekarang dapat membuat kita masuk penjara karena ada Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang mengaturnya. Tidak perlu takut jika memang kita tidak bersalah. Namun begitu berhati-hati harus selalu kita utamakan. Jangan sampai tulisan kita menjadikan masalah untuk diri sendiri. Berfikirlah dua kali untuk menuliskan sesuatu di media sosial, penting atau tidak hal yang ingin kita tulis ini. Jangan menulis yang tidak baik sampai kita terperosok dengan jarimu harimaumu!

Menulis haruslah menyenangkan. Tulislah hal-hal kecil yang membangkitkan semangat, memberikan motivasi. Media sosial adalah jejak digital yang dapat dilacak dan harus kita pertanggungjawabkan. Hindari menulis saat sedang emosi di media sosial. Biasakan untuk selalu berprasangka baik kepada orang lain. Jangan menulis untuk menyakiti. Jadikan menulis sebagai nilai tambah diri yang positif. Keterampilan yang meningkatkan harkat dan martabat diri dengan karya. Nulis lagi yuk! Biar sehat jiwa dan raga kita.

 

Jakarta, 15 Februari 2021.

Minggu, 14 Februari 2021

JODOH BAIK


 

JODOH BAIK

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Menjalani kehidupan ada pertemuan, jalinan jodoh antar manusia. Jodoh bukan hanya sebatas hubungan antara laki-laki dan perempuan saja. Jodoh punya makna yang lebih dari itu. Pertemuan dengan seseorang dapat juga dikatakan sebagai jodoh. Ada pertemuan yang singkat tapi punya makna yang dalam dan tidak terlupakan. Kadang sudah puluhan tahun berteman tapi tidak ada makna dan rasa di dalamnya. Jodoh adalah rahasia Allah. Bagaimana dan kapan kita dipertemukan dengan seseorang sudah di atur dan ditakdirkan.

Seperti halnya misteri kadang tidak ada jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tentang siapa dan mengapa kita berjodoh dengan seseorang. Pertemuan yang mengubah hidup kita pasti pernah kita alami. Mungkin hanya sebentar, mungkin tidak sengaja, bahkan mungkin tidak masuk akal namun jodoh kadang datang tanpa kita sadari. Jodoh itu bisa menjadi pasangan hidup, sahabat, guru, keluarga, bos atau atasan kita.

Jodoh tidak selalu baik, ada juga jodoh yang tidak baik. Jalinan pertemuan yang memberikan memori buruk. Memberikan luka yang membekas lama, menyakitkan dan menyedihkan. Pertemuan seperti itu tidak bisa kita hindari. Menerima dan menjalani apa yang sudah terjadi dengan ikhlas adalah pilihan bijaksana. Menjadikan pengalaman itu pelajaran berharga, jangan sampai terulang lagi. Jodoh tidak baik menjadi bagian sejarah hidup yang mendewasakan dan tidak perlu disesali.

Menjaga agar selalu diberkahi jodoh yang baik dengan banyak orang tentu ada caranya. Jika ingin mendapatkan jalinan jodoh baik dengan seseorang maka kita harus menjadi orang baik. Seperti hukum alam, apa yang kau tanam itu yang kau petik. Jika yang kamu beri kebaikan maka kebaikan juga yang akan kau dapatkan. Kebaikan yang tulus tentunya bukan yang bersyarat atau ada maunya. Ketulusan memberikan dan membagikan kebaikan kepada siapa saja yang kita temui dalam perjalanan kehidupan ini tanpa pilih kasih.

Menemukan pasangan hidup yang sesuai dengan keingian kita suatu keberuntungan. Menjalani suka duka kehidupan dengan orang yang kita cintai adalah berkah. Mencari dan menemukan jodoh sebagai pasangan hidup punya ceritanya masing-masing. Memutuskan dialah orang yang tepat mendampingi kita dalam hidup ini perlu keberanian. Apa yang menghadang didepan kita tidak ada yang tahu. Masalah atau kebahagiaan bisa saja silih berganti menghampiri. Memohon doa, petunjuk dan bimbingan Allah agar bertemu dengan jodoh yang baik.

Seperti keajaiban jika bertemu dengan jodoh baik. Puji dan syukur selalu terucap akan keberuntungan jika bertemu orang baik. Jika orang baik itu kita alangkah senangnya didoakan dan dikenang karena kebaikan dan ketulusan. Biarlah jodoh-jodoh tidak baik menjadi cerita berpetuah agar selalu waspada dikemudian hari. Mari berlomba-lomba menjadi jodoh baik untuk semua orang, karena siapa tahu jodoh kita sudah di depan mata.

 

Jakarta, 14 Februari 2021.

Sabtu, 13 Februari 2021

CARA BARU BERBELANJA

 

CARA BARU BERBELANJA

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Pasar tempat terjadinya transaksi jual beli antara penjual dan pembeli secara langsung. Para penjual akan menata dan memajang barang dagangannya. Barang dagangan ditata dengan rapih agar menarik minat pembeli. Penjual akan mempromosikan daganganya dengan berbagai cara. Pembeli mencari dan memilih barang yang dibutuhkan. Pembeli akan mencari barang dengan kualitas bagus tapi dengan harga murah. Tawar menawar akan dilakukan hingga disepakai harga bersama antara penjual dan pembeli.

Pasar menjadi tempat yang strategis untuk para penjual mendapatkan keuntungan dan para pembeli mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan. Simbiosis yang saling menguntungkan antara keduanya. Karena sifatnya yang mendatangkan keuntungan maka akan muncul nilai ekonomis terhadap pasar. Para penjual harus membeli atau menyewa kios dengan harga tertentu. Pasar menjadi tempat dimana uang menjadi benda yang diperhitungkan disetiap sudutnya.

Pasar tradisional masih menggunakan cara-cara seperti ini. Akan tetapi diperkotaan pasar modern dirancang dengan maksud lebih luas dari sekedar jual beli biasa. Pasar modern atau biasa disebut mall adalah pusat perbelanjaan yang memberikan kenyamanan, hiburan, rekreasi, bersilahturahmi, makan bersama, olahraga dan kegiatan jasa yang lainnya. Satu tempat yang didalamnya menawarkan bermacam kebutuhan primer maupun sekunder manusia. Mall dibuat menjadi tempat yang memberikan banyak pilihan aktivitas yang dapat dilakukan bersama-sama dengan orang lain ataupun sendiri saja.

Di era digital sekarang pasar berubah menjadi e-commerce. Market place yang bermunculan mendukung berkembangnya e-commerce. Penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung. Barang dipajang pada aplikasi dengan keterangan dan  harganya yang telah ditetapkan. Penjual dan pembeli melakukan jual beli tidak langsung berbincang dan bercakap melalui aplikasi. Jika kesepakatan terjadi maka dana ditransfer dan barang akan dikirimkan sampai didepan rumah. Pembeli dapat dengan mudah melakukan transaksi dari rumah dan penjual juga melakukan hal yang sama. Cara belanja secara online ini sekarang menjadi pilihan yang diminat karena kemudahannya. Banyaknya pilihan barang dan aneka potongan harga yang mengoda. Harga barang menjadi murah karena biaya operasional seperti sewa tempat dan karyawan bisa dikurangi.

Bermunculannya ekspedisi jasa antar barang menjadi salah satu akibat dari belanja online ini. Pengantaran barang menyerap tenaga kerja yang cukup banyak dengan berkembangnya belanja online ini. Akan tetapi ada juga dampak negatif yang muncul. Salah satunya adalah meningkatnya sampah plastik hasil dari pembungkus barang agar aman biasanya dibungkus dengan cara berlapis. Sampah yang ditimbulkan karena aktifitas ini cukup banyak juga. Penggunaan barang pembungkus yang ramah lingkungan mulai digaungkan demi lestarinya alam.

Belanja secara online membuka kesempatan banyak orang menjadi pengusaha. Modal yang dibutuhkan juga bisa tidak terlalu besar, bisa disesuaikan dengan kemampuan yang ada. Terlebih jika kita hanya menjadi reseller produk orang lain. Semakin mudah untuk mencari, memilih dan menemukan barang yang kita inginkan sesuai dana yang kita miliki. Namun begitu beberapa penjual kadang ada juga yang merugikan  pembeli dengan menjual barang yang berbeda dengan foto yang ada. Namun pembeli adalah raja sehingga diberikan ruang untuk menilai bagaimana transaksi dan kualitas barang yang telah diterima. Jika kurang memuaskan calon pembeli lain bisa membaca dan mungkin saja tidak jadi membeli. Hal ini menjadikan kewaspadaan bagi penjual untuk walaupun tidak bertemu langsung tetap memberikan pelayanan yang prima.

Jakarta, 13 Februari 2021.  


Jumat, 12 Februari 2021

ILMU


 

ILMU

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Akar dari  kehidupan adalah ilmu. Semua yang berada disekitar kita manusia adalah sumber ilmu. Berjalan dimuka bumi ini dengan membawa bekal ilmu agar dapat selamat. Menggali ilmu dengan ikhtiar meningkatkan martabat diri. Perbedaan derajat manusia bisa dilihat dari ilmu yang dimiliki. Semakin tinggi ilmu seseorang maka akan semakin baik budi pekertinya. Sikap dan prilaku yang ditunjukkan orang yang berilmu akan selalu memberikan kedamaian dan contoh menjadi manusia yang bermanfaat. Kata-katanya akan meneduhkan dan menenangkan setiap gejolak yang muncul.

Yang baik dari ilmu adalah kebermanfaatanya bagi banyak orang. Berbagai ilmu terserak dimana-mana. Ada yang cuma-cuma diberikan, ada yang sangat mahal sampai tak terbeli. Mencari ilmu dulu berguru, sekarang banyak cara. Mengajari diri sendiri dengan mencontoh tayangan di media daring cara yang sekarang sedang tren. Kita semua adalah guru dan kita semua adalah murid. Ada ilmu yang kita berikan ada juga ilmu yang kita dapatkan. Kemauan dan keinginan untuk belajar sangat diperlukan. Motivasi internal dan eksternal dibutuhkan untuk menimba ilmu. Karena ilmu diperoleh dengan tidak mudah. Diperlukan perjuangan dan semangat yang tinggi.

Lentera kecil dalam diri harus terus menyala. Ilmu sebagai penerang jalan kehidupan. Teori-teori yang secara sistematik telah teruji metodologinya menjadikan ilmu panduan yang mengantarkan kita pada pemahaman dan solusi terhadap persoalan kehidupan. Ilmu pengetahuan dikembangkan secara terus menerus oleh para peneliti. Tujuannya agar lebih banyak lagi ditemukan hal-hal baru yang meningkatkan taraf hidup manusia. Berbagai riset dan penelitian dilakukan agar kualitas hidup manusia bisa terus ditingkatkan.

Ilmu sosial dan ilmu alam keduanya harus saling mendukung. Manusia sebagai mahluk sosial akan membutuhkan manusia lain untuk bersosialisasi. Bentuk-bentuk relasi yang terjadi karena hubungan itu sangat beragam dan punya arti yang mendalam. Ilmu alam mengajarkan manusia untuk selalu menjaga dan merawat lingkungan. Lingkungan disekitar kita memberikan pengaruh yang penting kepada hidup manusia. Alam yang lestari akan memberikan pengaruh positif terhadap manusia. Sebaliknya alam yang rusak akan memberikan bencana bagi manusia. Kekuatan alam sangat besar, manusia tidak boleh mempermainkan alam seenaknya, akan menjadi hal yang berbahaya.

Ilmu dalam kitab-kitab tidak akan ada habisnya dipelajari. Objektifitas, metodologis, sistematis dan keuniversalan ilmu terjaga agar tetap otentik. Mendalami ilmu memperkaya wawasan dan pandangan akan mengekskalasi cara kita memenuhi kebutuhan jiwa dan raga. Godaan ilmu hitam bisa saja datang disaat yang tidak kita duga. Memanipulasi sucinya ilmu menjadi kelam karena perbuatan dan tujuan yang salah. Ilmu tidak pernah salah manusialah yang menodainya. Membelokan yang tadinya lurus, mencoreng yang tadinya putih. Kekuatan ilmu harusnya menjadi perisai pelindungi diri. Mengangkat kita ketempat yang lebih baik dengan ilmu yang bermanfaat.

 

Jakarta, 12 Februari 2021.

Kamis, 11 Februari 2021

TIMBANGAN


 TIMBANGAN

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

Timbangan adalah alat dipakai untuk mengetahui massa suatu benda. Jenis dan macamnya beraneka. Ada yang digital ada yang manual. Fungsinya juga berbeda tergantung bahan dan tingkat ketelitian. Keakuratan harus terjaga dan teruji. Harus bisa memberikan keukuran yang tepat. Terutama untuk benda-benda yang berharga seperti emas dan berlian. Tidak bisa menggunakan alat timbangan yang seadanya tanpa uji kalibrasi. Gottfried Wilhelm Leibniz seorang matematikawan yang pertamanya menemukan timbangan. Timbangan ini berupa neraca kesetimbangan sederhana yang akhirnya berkembang menjadi timbangan pendulum.

Kesetimbangan perlu memperhatikan dua sisi. Berat harus di perhatikan sampai batas mana agar tetap terjaga. Kesetimbangan antara beban dan anak timbangan. Titik tumpu sebagai penengah. Menambah atau mengurangi anak timbangan agar setimbang. Dua sisi yang berlainan terhubungan agar dapat saling mengetahui berapa massa yang dipertimbangkan. Memanipulasi anak timbangan dengan beban yang akan diukur sehingga keduanya pada posisi yang sama. Seni perkiraan yang baku.

Menimbang rasa akan cinta menjadi beban jika tak terungkap. Semua tindakan akan memberikan akibat. Memilih diam juga bukan solusi yang benar. Akui perasaan dan berdamai. Jika memang jodoh akan berlanjut jika tidak maka akan selesai cerita. Menerima cinta dalam diri agar bersemi. Menimbang rasa berarti memberikan perasaan agar diakui dan diperhitungkan. Keberadaan seseorang akan dihargai jika dia merasa diakui hadirnya. Tingkat kebutuhan dan pencapaian tertinggi menurut ahli jiwa Abraham Maslow adalah aktualisasi diri.

Pertimbangan rasa keadilan oleh seorang hakim, memperhatikan semua aspek. Hakim akan melihat semua sebab dan akibat perbuatan seorang tersangka terhadap korban. Hukuman yang diberikan harus sesuai dengan perbuatan yang dilakukan dengan mempertimbangan nilai kebaikan dan kejahatan tersangka. Sidang digelar berkali-kali, mendengarkan kedua belah pihak, fakta dan bukti dipaparkan, saksi-saksi dihadirkan untuk menemukan keadilan yang sebenarnya. Yang bersalah harus menanggung dosa dan hukumannya, yang benar menerima keadilan.

Timbangan dosa dan pahala menjadi catatan amalan abadi yang tak pernah salah. Sebaik-baik pengadilan adalah pengadilan akhirat. Apa yang telah kita perbuat akan diperhitungan dengan adil dan tanpa kealfaan sedikitpun. Selama hidup timbangan amal terus bergerak kadang menambah kebaikan, kadang menambah keburukan. Khilaf tentu tak pernah luput dari manusia. Ada saja perbuatan manusia yang menyakiti sesama. Namun pintu tobat terus dibuka agar terus berkurang timbangan sisi buruk kehidupan kita.

Berat dan ringan memang berlawanan. Keduanya dapat menjadi beban, yang baik adalah ideal dan porposional. Berat badan yang berlebihan akan mengundang berbagai penyakit. Ringan berat badan yang terlalu juga tidak baik. Berat badan yang sesuai dengan tinggi badan menjadi ideal. Timbangan yang menjadi idaman banyak kaum hawa. Berbatasi rong-rongan nafsu untuk mengkonsumsi makanan kesukaan adalah kuncinya. Pengendalian diri untuk tidak bersikap serakah serta menggerakan tubuh agar raga terolah dengan baik.

Hidup yang mempertimbangkan keseimbangan dari semua aspek akan memberikan hidup yang lebih bahagia. Sejatinya manusia mengejar kebahagiaan. Bagaimana bisa bahagia?diri kita sendiri yang menentukannya. Tak semua yang gemerlap dan berkilau didunia ini akan membuat bahagia. Tak perlu syarat dan ketentuan berlaku. Tak perlu banyak pertimbangan untuk bahagia. Cukup niatkan dan bahagialah.

 

Jakarta, 11 Februari 2021.

 

Rabu, 10 Februari 2021

MERPATI, SAMPAIKAN PESANKU UNTUK DIA


 

MERPATI, SAMPAIKAN PESANKU UNTUK DIA

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Pembawa pesan harus amanah. Kepada siapa pesan ditujukan. Apa pesan yang ingin disampaikan harus benar. Pesan harus diterima sesuai dengan apa yang dikirimkan oleh si pemberi berita. Jika berkurang atau bertambah dari yang seharusnya maka pesan tak sampai namanya. Menjaga agar pesan tetap utuh bukan hal mudah. Terlebih jika pesan yang akan disampaikan harus dilakukan tidak secara langsung dan harus melalui perantara. Keterampilan berkomunikasi diperlukan agar berbagai pesan yang akan disampaikan diterima dengan baik. Kita semua adalah si pembawa pesan. Sedikit banyak setiap hari ada saja pesan atau informasi yang harus kita sampaikan kepada orang lain.

Kita si pembawa pesan harus bisa berkomunikasi. Berkomunikasi bisa dengan lisan bisa juga dengan tulisan. Media yang bisa digunakan juga berbagai macam. Transfer informasi memerlukan tata cara sesuai dengan apa dan siapa yang menerimanya, penting pula mengetahui untuk apa informasi itu dipergunakan nantinya. Cepat atau lambatnya pesan diterima akan mempengaruhi reaksi dari si penerima. Dulu pesan harus tersampaikan secara langsung dari si pembawa pesan kepada si penerima. Kemudian mulai dikenal perantara pembawa pesan agar pesan dapat sampai lebih cepat. Pada zaman dahulu digunakan bantuan burung merpati untuk membantu mengantarkan pesan.

Burung merpati jenis rock pigeon digunakan untuk membantu menyampaikan pesan. Jenis merpati  ini memiliki kelebihan yaitu selalu mengetahui arah jalan pulang mesti dibawa jauh dari tempat tinggalnya. Hal ini diperkirakan karena indera penciumannya yang sangat baik sehingga dapat menemukan jalan pulang. Namun ada juga ahli yang berpendapat jalan pulang ditemukan oleh merpati dengan bantuan gaya tarikan magnet bumi. Yang jelas merpati ini akan tahu arah yang sudah di beri tahu pemiliknya dan merpati ini tidak bisa mengirimkan pesan ke berbagai tempat. Merpati ini hanya bisa pulang ke rumah mereka sendiri. Merpati ini dikenal dengan istilah homing pigeon yaitu merpati yang selalu pulang ke rumahnya. Perantara pembewa pesan pun berkembang menjadi berbagai macam surat, radio, tv telepon dan masih banyak jenis lainnya.

Berkomunikasi dapat dilakukan dengan bermacam cara. Manusia memerlukan pengetahuan dasar bagaimana berprilaku dan bereaksi terhadap sesuatu informasi atau pesan yang diterima. Ilmu komunikasi akan membantu kita menjadi komunikator yang baik. Seorang komunikator yang baik harus bisa membaca situasi dan kondisi yang sedang terjadi. Menyampikan pesan dengan bahasa dan cara yang mudah di pahami orang lain. Menyampaikan informasi kepada anak-anak akan berbeda cara dengan menyampaikan kepada orang dewasa, akan beda pula kepada laki-laki maupun perempuan. Pesan yang di bawa boleh sama tapi cara harus berbeda agar efektif dan efisien.

Seperti merpati yang selalu menemukan jalan pulang, pesan kita titipkan untuk disampaikan. Manusia sebagai komunikator harus juga bisa menyampaikan pesan kepada manusia lainnya. Menjadi amanah baik perkataan dan perbuatan, agar dicontoh sebagai kebaikan. Diri kita adalah pembawa pesan itu sendiri. Apa yang kita perbuat dan lakukan. Apa yang kita pakai semua memberikan pesan kepada orang lain seperti apa diri kita. Teruslah menjadi baik agar semakin banyak pesan kebaikan yang tersampaikan di bumi ini.  

Jakarta, 10 Februari 2021.

Selasa, 09 Februari 2021

BUKU INI AKU PINJAM

 


BUKU INI AKU PINJAM

OKI SIWI

NO. KTA PGRI 09030602530

 

Buku benda berhargaku. Dulu dengan gaji tak seberapa sebagai guru, orangtuaku selalu menyetujui jika ada permintaan tentang buku yang harus dibeli. Buku baru selalu membawa kebahagiaan. Bentuknya yang rapih, lembar demi lembarnya kaku dengan aroma khas kertas. Jemari ini senang membuka halamannya selembar demi selembar, membaca satu kata demi satu kata di dalamnya. Seakan menemukan harta karun karena selalu ada kejutan kejutan dan hal-hal baru yang aku temui. Disaat teman-teman mampu untuk ikut les tambahan aku hanya punya buku untuk menemaniku belajar. Buku pelajaran atau pun buku cerita populer semua punya kenangan tersendiri buatku. Pada masa itu tidak banyak pengalihan perhatian seperti games atau sosial media seperti sekarang. Buku menjadi teman saat sepi.

Buku sejak dulu sudah dipergunakan manusia sebagai panduan, catatan dan memori sejarah serta budaya. Jenis dan macamnya beraneka. Mulai dari yang ringan, bergambar, sampai sastra dengan tingkat diksi yang tinggi. Buku dalam sejarah bermetamorfosis dalam berbagai rupa. Awal sejarah kertas dari tumbuhan papirus. Ada juga sejarah yang mencatatkan buku pada daun seperti daun lontar, kulit kayu dan kulit domba. Lembaran atau gulungan pernah juga menjadi bentuk buku. Tulisannya punya berubah mulai dari gambar-gambar dan simbol, tulisan-tulisan kuno yang semuanya ditulis tangan hingga sekarang diketik dan dicetak.

Buku saat ini mengikuti zaman dimuat pula dalam bentuk digital atau e-book. Buku yang dapat kita baca dan miliki dalam bentuk file. E-book lebih praktis dan hemat biaya produksi. Namun bagi pembaca buku “senior” yang sejak awal telah mengenal buku dalam bentuk cetak fisik, membaca buku dalam bentuk buku cetakan lebih disukai. Agaknya membaca e-book kurang memberikan kepuasan yang lebih dibandingan membaca buku cetak. Menyentuh buku dan menggenggamnya ditangan, memberikan tanda lipatan kecil atau selipan penanda batas buku pada halaman terakhir yang kita baca memberikan memori yang dirindukan pada buku cetak. Bagaimanapun nanti buku akan berubah bentuk para pencinta buku akan selalu setia.

Kitab-kitab pembawa agama manusia juga merupakan buku. Ajaran yang berasal dari Tuhan sang pencipta di wahyukan pada nabi-nabi-Nya. Wahyu-wahyu tersebut di kumpulkan menjadi kitab-kitab yang sejatinya adalah perkataan Tuhan untuk manusia sebagai panduan untuk menjalanin kehidupan di dunia dan di akhirat nanti. Buku menjadi penting karena banyak hal, namun tidak semua. Ada juga buku yang dapat menyesatkan. Beberapa dilarang untuk di baca, bahkan dimusnakan karena beberapa alasan ada yang menghasut, berisi kebohongan atau pelanggaran hak cipta.

Buku bernilai bagi yang dapat mengambil hikmah, ilmu dan pesan yang tersirat maupun tersurat. Mencintai buku memberikan banyak manfaat. Bertambah pengetahuan dan wawasan baru salah satunya. Buku sebagai warisan, buku sebagai hadiah atau pun buku sebagai kenangan. Buku juga pernah menjadi benda yang mempererat pertemanan karena selain bisa meminjam buku diperpustakaan, kita juga saling pinjam buku dengan teman. Bertukar buku apa yang belum dibaca, barter pinjam dengan buku yang kita miliki. Terkadang buku bisa juga menjadi media untuk menyampaikan isi hati, dengan penyelipkan surat pada buku yang kita pinjam dari orang yang menarik perhatian. Buku ini aku pinjam tapi cinta soal hati. Sudahkan anda membaca buku hari ini?

 

Jakarta, 09 Februari 2021.