MELIHAT DAN MENGERTI
OKI SIWI
KTA PGRI 09030602530
Mata adalah jendela dunia. Organ mata punya fungsi vital bagi manusia untuk melihat. Mata menerima cahaya kemudian diubah menjadi gelombang-gelombang elektrik yang di kirim ke otak, untuk kemudian sinyal sinyal ini diproses menjadi bayangan yang dapat kita lihat. Fungsinya yang penting membuat kita sangat perlu untuk selalu menjaganya. Berkedip dan menangis ternyata adalah salah satu mekanisme tubuh untuk melindungi mata. Berkedip membersihkan dan membasahi mata agar tidak kering. Menangis bahagia dapat membantu tubuh lebih kuat karena respon emosi yang baik. Mata membantu kita merasa. Memberikan fakta untuk waspada atau tertawa. Peristiwa dan warna membaur menjadi cerita yang harus dijalani.
Mata membantu kita membaca. Membaca
yang bukan hanya tulisan tapi banyak hal. Peristiwa yang dengan mata kita
saksikan. Simbol yang kita lihat dengan makna. Semiotik yang kita lihat sebagai
tanda dan lambang yang punya arti. Membaca dengan banyak cara. Pada saat ini
banyak digunakan semiotik untuk membaca. Beberapa yang universal secara
sederhana banyak digunakan semisal bentuk hati berwarna merah dapat kita baca
sebagai aku cinta kamu. Atau merapatkan sedikit silang jari jempol dan jelunjuk
juga punya arti yang sama. Menulis kata dan membacanya, atau mengucapkannya secara
langsung, menjadi biasa jika dibandingkan dengan lambang lambang ini.
Kata tentu tidak akan pernah
terganti jika telah terangkai menjadi kalimat yang punya arti. Tapi membaca dengan
tanda adalah ilmu dasar yang diajarkan nenek moyang kita dulu dengan goresan goresan
gambar pada batu dan kayu yang punya cerita. Seperti ada makna mendalam saat
kita melihatnya. Relief pada dinding candi atau emoji jempol ke atas kita lihat
dan mengerti akan artinya. Peristiwa yang kompleks sampai hal sederhana dalam keseharian
dapat kita isyaratkan dengan arti yang disepakati bersama.
Penyederhanaan yang dimaksudkan
untuk membantu mempersingkat waktu pemahanan terhadap sesuatu. Gambar lebih
mudah dicerna daripada kalimat. Rambu-rambu lalu lintas dibuat dengan gambar simbol
yang akan lebih mudah di mengerti pengemudi sambil berkendara, alih-alih dituliskan
ada tempat untuk makan atau restoran, cukup dengan gambar sendok dan garpu. Membaca
bukan hanya terbatas pada rangkaian huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat.
Membaca menjadi kemampuan melihat yang menjadi suatu pengertian terhadap sesuatu.
Ini hanya sebagaian saja dari peta besar membaca. Banyak cabang dan arah yang
dapat dituju dari kata membaca.
Melihat sesuatu yang sama tapi
bisa saja punya arti yang berbeda. Keragaman arti dan pemahaman bisa saja
terjadi. Tapi nilai-nilai dasar biasanya tidak bergeser terlalu jauh. Kita akan
menangis jika membaca cerita sedih. Dan tertawa terbahak bahak jika melihat
peristiwa komedi yang lucu. Situasi yang mencekam memberikan rasa takut. Pesta
dan perayaan membahagiakan hati. Membaca keadaan yang terjadi sekarang dengan
segala positif dan negatifnya. Membaca bagaimana pun caranya. Apapun keadaannya.
Membaca tak akan pernah hilang, hanya berubah bentuk saja, mungkin.
Jakarta, 02 Februari 2021.



0 komentar:
Posting Komentar