MATERI IPA KELAS VII SEMESTER 1 BAB 3 KLASIFIKASI MATERI DAN PERUBAHANNYA
MODUL-2
MODUL-2
B. Cara pemisahan campuran
Pemisahan campuran merupakan hal
yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.Pemisahan campuran merupakan hal
yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Seringkali manusia tidak membutuhkan campurannya, melainkan membutuhkan komponen dalam campuran itu
1. Penyaringan (filtrasi)
Metode pemisahan campuran zat yang tidak saling melarutkan, dengan melewatkan campuran tersebut pada saringan berpori.
2. Sentrifugasi
Metoda pemisahan suspensi dengan
cara memutar campuran tersebut, hingga
terjadi endapan didasar tabung
3. Penguapan
Pemisahan campuran padatan dalam
cairan dengan
cara menguapkan seluruh pelarut.
Zat terlarut tidak menguap karena mempunyai titik didih
yang jauh lebih tinggi.
4. Kromatografi
Merupakan pemisahan campuran dengan mendasari pada
perbedaan kelarutan komponen campuran
5. Destilasi.
Pemisahan campuran zat cair dengan cara
penguapan yang dilanjutkan dengan
pengembunan.
Contoh : Pengolahan air laut menjadi air tawar
6. Dekantasi
Merupakan cara
pemisahan zat
terlarut dari
pelarut suspensi yang telah dibiarkannya mengendap
7. Sumblimasi
Pemisahan campuran sublimasi dilakukan jika zat terlarut dapat mengalami sublimasi dan zat pelarutnya tidak dapat menyublim.
Contoh : Kapur barus + pasir
Iodium + kotoran
Ringkasan
1. Materi berdasarkan wujudnya dikelompokkan menjadi zat padat, cair,
dan gas.
2. Berdasarkan susunannya, materi yang ada di alam diklasifikasikan
menjadi zat tunggal/murni (unsur, senyawa) , dan campuran.
3. Unsur adalah zat tunggal/murni yang tidak dapat diuraikan menjadi
zat-zat lain yang lebih sederhana dengan cara kimia.
4. Senyawa adalah zat tunggal/murni yang dapat diuraikan secara kimia
menjadi dua zat atau lebih.
5. Campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih
dan masih mempunyai sifat zat asalnya dengan tidak mempunyai
komposisi yang tetap.
6. Larutan adalah campuran yang homogen, tersusun atas zat terlarut
dan pelarut.
7. Prinsip pemisahan campuran didasarkan pada perbedaan sifat-sifat
fisis zat penyusunnya, seperti wujud zat, ukuran partikel, titik leleh,
titik didih, sifat magnetik, dan kelarutan.
8. Beberapa metode pemisahan campuran yang sering digunakan
antara lain penyaringan (filtrasi), sentrifugasi, sublimasi, kromatografi,
dan destilasi.
9. Perubahan fisika adalah perubahan zat yang tidak disertai dengan
terbentuknya zat baru.
10. Perubahan fisika meliputi menguap, mengembun, mencair, membeku,
menyublim, melarut, serta perubahan bentuk.
11. Perubahan kimia adalah perubahan zat yang dapat menghasilkan zat
baru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya.
12. Berlangsungnya perubahan kimia dapat diketahui dengan ciriciri
sebagai berikut.
• Terbentuknya zat baru
• Terbentuknya gas
• Terbentuknya endapan
• Terjadinya perubahan warna
• Terjadinya perubahan suhu
Sumber
Buku Siswa BSE Kemdikbud 2016




0 komentar:
Posting Komentar