MERPATI, SAMPAIKAN
PESANKU UNTUK DIA
OKI SIWI
NO. KTA PGRI
09030602530
Pembawa pesan harus amanah. Kepada
siapa pesan ditujukan. Apa pesan yang ingin disampaikan harus benar. Pesan
harus diterima sesuai dengan apa yang dikirimkan oleh si pemberi berita. Jika
berkurang atau bertambah dari yang seharusnya maka pesan tak sampai namanya.
Menjaga agar pesan tetap utuh bukan hal mudah. Terlebih jika pesan yang akan
disampaikan harus dilakukan tidak secara langsung dan harus melalui perantara.
Keterampilan berkomunikasi diperlukan agar berbagai pesan yang akan disampaikan
diterima dengan baik. Kita semua adalah si pembawa pesan. Sedikit banyak setiap
hari ada saja pesan atau informasi yang harus kita sampaikan kepada orang lain.
Kita si pembawa pesan harus bisa berkomunikasi.
Berkomunikasi bisa dengan lisan bisa juga dengan tulisan. Media yang bisa
digunakan juga berbagai macam. Transfer informasi memerlukan tata cara sesuai
dengan apa dan siapa yang menerimanya, penting pula mengetahui untuk apa
informasi itu dipergunakan nantinya. Cepat atau lambatnya pesan diterima akan
mempengaruhi reaksi dari si penerima. Dulu pesan harus tersampaikan secara
langsung dari si pembawa pesan kepada si penerima. Kemudian mulai dikenal perantara
pembawa pesan agar pesan dapat sampai lebih cepat. Pada zaman dahulu digunakan
bantuan burung merpati untuk membantu mengantarkan pesan.
Burung merpati jenis rock
pigeon digunakan untuk membantu menyampaikan pesan. Jenis merpati ini memiliki kelebihan yaitu selalu
mengetahui arah jalan pulang mesti dibawa jauh dari tempat tinggalnya. Hal ini
diperkirakan karena indera penciumannya yang sangat baik sehingga dapat
menemukan jalan pulang. Namun ada juga ahli yang berpendapat jalan pulang
ditemukan oleh merpati dengan bantuan gaya tarikan magnet bumi. Yang jelas
merpati ini akan tahu arah yang sudah di beri tahu pemiliknya dan merpati ini
tidak bisa mengirimkan pesan ke berbagai tempat. Merpati ini hanya bisa pulang
ke rumah mereka sendiri. Merpati ini dikenal dengan istilah homing pigeon
yaitu merpati yang selalu pulang ke rumahnya. Perantara pembewa pesan pun berkembang
menjadi berbagai macam surat, radio, tv telepon dan masih banyak jenis lainnya.
Berkomunikasi dapat dilakukan dengan
bermacam cara. Manusia memerlukan pengetahuan dasar bagaimana berprilaku dan
bereaksi terhadap sesuatu informasi atau pesan yang diterima. Ilmu komunikasi
akan membantu kita menjadi komunikator yang baik. Seorang komunikator yang baik
harus bisa membaca situasi dan kondisi yang sedang terjadi. Menyampikan pesan
dengan bahasa dan cara yang mudah di pahami orang lain. Menyampaikan informasi
kepada anak-anak akan berbeda cara dengan menyampaikan kepada orang dewasa,
akan beda pula kepada laki-laki maupun perempuan. Pesan yang di bawa boleh sama
tapi cara harus berbeda agar efektif dan efisien.
Seperti merpati yang selalu
menemukan jalan pulang, pesan kita titipkan untuk disampaikan. Manusia sebagai
komunikator harus juga bisa menyampaikan pesan kepada manusia lainnya. Menjadi
amanah baik perkataan dan perbuatan, agar dicontoh sebagai kebaikan. Diri kita
adalah pembawa pesan itu sendiri. Apa yang kita perbuat dan lakukan. Apa yang
kita pakai semua memberikan pesan kepada orang lain seperti apa diri kita.
Teruslah menjadi baik agar semakin banyak pesan kebaikan yang tersampaikan di
bumi ini.
Jakarta, 10 Februari
2021.


0 komentar:
Posting Komentar