RATA TAPI TAK SAMA
Oleh Oki Siwi
Menakar kadar rezeki dari Allah sangat
sulit dilakukan. Apa yang terlihat di depan mata memang mudah untuk
mengartikannya sebagai banyak dan sedikit. Akan tetapi nilai keberkahan yang
berada dalam rezeki tersebut sangat sulit untuk dinilai. Nikmat berkah rezeki
hanya dapat dirasakan oleh si pemilik rezeki tersebut. Benda yang sama pada dua
orang yang berbeda akan punya nilai yang berbeda. Faktor lain banyak mempengaruhi
bagaimana suatu rezeki bisa dinikmati dengan cara dan nilai yang berbeda.
Semua mahluk ciptaan Allah secara rata
telah mendapatkan rezekinya masing-masing. Namun setiap rezeki tidak sama. Rezeki
berbeda untuk setiap mahluk sesuai dengan rancangan Allah. Setiap mahluk akan berjalan
dimuka bumi untuk mencari rezeki Allah. Meminta agar apa yang diberikan dengan
berkah sehingga akan menjadi nikmat yang besar. Besar dan kecil rezeki sudah
ketentuan yang ditakdirkan namun ada kewajiban kita untuk berusaha mendapatkannya.
Usaha dan doa seiring dengan rezeki dan berkah. Tidak akan tertukar rezeki pasti
akan sampai pada pemiliknya. Jika sudah didepan mata tapi hilang dari kita maka
memang bukan rezeki yang ditakdirkan untuk kita. Jangan bersedih pasti sudah
disiapkan pengganti yang memang untuk kita.
Menikmati rezeki bagian dari berkah. Ada
saja manusia yang sudah diberikan rezeki yang banyak tapi tidak bisa
menikmatinya. Masih saja merasa kurang. Selalu melihat rezeki orang lain yang
terlihat lebih baik dari yang dimilikinya. Padahal diluar sana banyak yang kekurangan.
Namun karena hati yang tak terjaga hilang nikmat rezeki, silau akan miliki orang
lain. Sungguh kerugian yang amat sangat. Sia-sialah rezeki yang dimiliki karena
tidak bisa dinikmati, hilanglah berkahnya.
Berharap sama dengan apa yang diperoleh
orang lain boleh-boleh saja. Akan tetapi jangan sampai kita lupa untuk bersyukur.
Karena kewajiban kita hanya sampai di ikhtiar usaha yang bersungguh-sungguh
dibarengi dengan doa. Namun untuk hasil bukan lagi hak kita untuk ikut
mengaturnya. Bisa jadi sedikit yang kita beroleh namun berkah yang besar ada
didalamnya. Begitu juga sebaliknya besar yang kita peroleh namun bisa jadi
sedikit berkah yang diperoleh. Pilihan tentu yang terbaik, yaitu besar rezeki
begitu juga besar berkahnya.
Mencari keridhoan Allah disetiap langkah
kita dimuka bumi ini. Mencari rezeki yang halal, dengan usaha yang baik
sehingga berkah untuk semua. Adil yang punya hanya Allah. Kegagalan akan digantikan
dengan keberhasilan yang lainnya. Jangan sampai berputus asa. Sesungguhnya Allah
tidak tidur dan maha mengetahui apa yang dilangit dan dibumi. Semoga kita semua
menjadi manusia ahli syukur, pantang menyerah dan terus berusaha dengan doa terbaik
untuk semua. Aamiin.
Jakarta, 26 Januari 2022
Hari ke 8
30HariMenulis

0 komentar:
Posting Komentar