Rabu, 26 Januari 2022

RATA TAPI TAK SAMA

 RATA TAPI TAK SAMA

Oleh Oki Siwi

Menakar kadar rezeki dari Allah sangat sulit dilakukan. Apa yang terlihat di depan mata memang mudah untuk mengartikannya sebagai banyak dan sedikit. Akan tetapi nilai keberkahan yang berada dalam rezeki tersebut sangat sulit untuk dinilai. Nikmat berkah rezeki hanya dapat dirasakan oleh si pemilik rezeki tersebut. Benda yang sama pada dua orang yang berbeda akan punya nilai yang berbeda. Faktor lain banyak mempengaruhi bagaimana suatu rezeki bisa dinikmati dengan cara dan nilai yang berbeda.

Semua mahluk ciptaan Allah secara rata telah mendapatkan rezekinya masing-masing. Namun setiap rezeki tidak sama. Rezeki berbeda untuk setiap mahluk sesuai dengan rancangan Allah. Setiap mahluk akan berjalan dimuka bumi untuk mencari rezeki Allah. Meminta agar apa yang diberikan dengan berkah sehingga akan menjadi nikmat yang besar. Besar dan kecil rezeki sudah ketentuan yang ditakdirkan namun ada kewajiban kita untuk berusaha mendapatkannya. Usaha dan doa seiring dengan rezeki dan berkah. Tidak akan tertukar rezeki pasti akan sampai pada pemiliknya. Jika sudah didepan mata tapi hilang dari kita maka memang bukan rezeki yang ditakdirkan untuk kita. Jangan bersedih pasti sudah disiapkan pengganti yang memang untuk kita.

Menikmati rezeki bagian dari berkah. Ada saja manusia yang sudah diberikan rezeki yang banyak tapi tidak bisa menikmatinya. Masih saja merasa kurang. Selalu melihat rezeki orang lain yang terlihat lebih baik dari yang dimilikinya. Padahal diluar sana banyak yang kekurangan. Namun karena hati yang tak terjaga hilang nikmat rezeki, silau akan miliki orang lain. Sungguh kerugian yang amat sangat. Sia-sialah rezeki yang dimiliki karena tidak bisa dinikmati, hilanglah berkahnya.

Berharap sama dengan apa yang diperoleh orang lain boleh-boleh saja. Akan tetapi jangan sampai kita lupa untuk bersyukur. Karena kewajiban kita hanya sampai di ikhtiar usaha yang bersungguh-sungguh dibarengi dengan doa. Namun untuk hasil bukan lagi hak kita untuk ikut mengaturnya. Bisa jadi sedikit yang kita beroleh namun berkah yang besar ada didalamnya. Begitu juga sebaliknya besar yang kita peroleh namun bisa jadi sedikit berkah yang diperoleh. Pilihan tentu yang terbaik, yaitu besar rezeki begitu juga besar berkahnya.

Mencari keridhoan Allah disetiap langkah kita dimuka bumi ini. Mencari rezeki yang halal, dengan usaha yang baik sehingga berkah untuk semua. Adil yang punya hanya Allah. Kegagalan akan digantikan dengan keberhasilan yang lainnya. Jangan sampai berputus asa. Sesungguhnya Allah tidak tidur dan maha mengetahui apa yang dilangit dan dibumi. Semoga kita semua menjadi manusia ahli syukur, pantang menyerah dan terus berusaha dengan doa terbaik untuk semua. Aamiin.

Jakarta, 26 Januari 2022

Hari ke 8

30HariMenulis

0 komentar:

Posting Komentar