IDOL
Oleh Oki Siwi
Pengaruhnya seperti sihir dan mantra-mantra
yang yang begitu kuat mengikat hati. Perangkap yang dengan sengaja disiapkan
tapi tanpa sadar telah menjerat rasa. Berawal dari mata dan telinga, dua indera
yang mudah menangkap sinyal bahagia. Elok rupa bagai pualam yang indah dan
menawan. Merdu suara dalam rangkaian nada yang menghipnotis jiwa dan raga.
Seperti tanpa kendali tubuh bergerak mengikuti irama musik yang mengalun.
Setiap gerak langkah selalu ada makna
didalamnya. Pesan tersirat dan tersurat yang selalu dibawa untuk selalu
mencintai diri sendiri. Merawat segala anugerah dari Tuhan sebagai sebuah karunia.
Kesempurnaan mungkin bukan ada pada diri kita tapi mengisi kehidupan penuh
dengan rasa syukur atas cinta yang telah diberikan. Bahwa seperti apapun hidup
akan sangat berharga.
Persahabatan mengikat ketujuhnya menjadi
kesatuan dalam perbedaan. Mulai dari yang tua sampai yang termuda memiliki
keunikannya masing-masing. Semua memberikan yang terbaik dari bakat dan keterampilan
yang dimilikinya. Berlatih belasan jam dengan mengurai waktu untuk bermain dan
beristirahat agar dapat menampilkan pertujukan yang menarik dan sempurna.
Memulai semua dari nol di usia yang masih
belasan tahun, penuh gejolak anak muda. Perselisihan, pertengkaran dan salah
paham sering terjadi. Ada yang sangat parah tapi tidak pernah menggoyangkan rasa
saling percaya dan ikatan persaudaraan yang lama kelamaan tumbuh. Beberapa
kejadian diabadikan dalam lagu sebagai pengingat seberat apapun masalah yang
ada, harus hilang saat jarum jam, menit dan detik bertemu dan menjadi satu
tepat ditengah malam. Semua salah, luka, sedih, marah harus dilupakan karena
detik berikutnya sudah masuk ke hari yang baru. Hari yang harus diisi dan dimulai
dengan kebahagiaan.
Menjadi idol tidaklah mudah. Setiap tingkah
laku dan perbuatan akan dipantau oleh jutaan pasang mata. Menjadi berita
disetiap media massa jika ada suatu hal yang terjadi. Tidak semua akan berkata
manis. Banyak juga hujatan dan komentat negatif yang sangat tajam serta menyakitkan
hati. Lagi-lagi semua dijadikan bahan bakar untuk terus maju dengan karya-karya
yang fenomenal.
Kesederhanaan serta selalu jujur menjadi
diri sendiri tanpa harus memakai topeng menjadi sajian yang tulus yang dengan
mudah disukai para penggemar. Industri hiburan tentu saja punya aturan main yang
keras dan kaku. Akan tetapi manajemen yang penuh toleransi, kekeluargaan dan
profesional terbukti lebih berhasil menjadi habitat yang baik untuk meraih
kesuksesan.
Puluhan piala, penghargaan dan
penampilan yang ikonik serta mendunia menjadi bukti terbayarnya dengan lunas
hasil kerja keras, disiplin dan profesionalisme yang selama ini telah dilakukan.
Kekompakan dan kekuatan kebersamaan semoga akan terus terjaga. Dukungan para
penggemar yang seperti tentara selalu menjaga idolnya tetap berjaya. Segala
hasil karya, produk dan promosi yang dilakukan dalam hitungan detik selalu habis
oleh para tentara penggemar yang setia. Borahae BTS!
Jakarta, 11 Februari 2022
Hari ke 20
30HariMenulis

0 komentar:
Posting Komentar